Kado Terindah PAN Pasca 24th Reformasi 1998-2022

Ditengah situasi kondisi bangsa yang sedang sulit pasca didera pandemi COVID-19. Bahkan melambungnya harga-harga kebutuhan pokok rakyat.

Sungguh ironi, para anggota dewan yang terhormat sebagai penyambung lidah rakyat dan dipilih langsung oleh rakyat malah menari-nari diatas penderitaan rakyat dengan meloloskan pergantian gorden senilai 43 miliar.

Dalam situasi seperti ini, bukan hanya negara saja yang hadir, partai politik (parpol) pun harus hadir dan merasakan penderitaan rakyat. Parpol sebagai representasi rakyat semestinya menjadi garda terdepan memperjuangkan nasib rakyat, bukan menghamburkan uang negara hanya untuk sekedar mempercantik rumah dinas dengan gorden mewah nan mahal.

Partai Amanat Nasional (PAN), yang dikomandoi Zulkifli Hasan atau akrab disapa Bang Zulhas, selalu merapatkan telinganya kebumi untuk mendengarkan aspirasi dan jeritan hati nurani rakyat dengan tegas menolak pergantian gorden untuk rumah dinas anggota DPR RI dari Fraksi PAN.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, bahwa PAN sedang prihatin dengan kondisi di Indonesia saat ini. Anggaran untuk gorden alangkah baiknya dialokasikan ke hal lain yang lebih bermanfaat untuk rakyat.

Semoga apa yang dilakukan PAN menjadi semangat partai politik lainnya untuk konsisten mengawal cita-cita Reformasi 1998 menuju terwujudnya cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan sosial bagi segenap tumpah darah Indonesia.

Salam Reformasi!!
Lutfi Nasution || Aktivis 98-Kader PAN

BERITA TERKAIT
- Advertisment -
- Advertisment -

BERITA TERBARU