Connect with us

Opini

Angin Segar Kabar Dicabutnya Perpres Investasi Miras

Tayang

-

Angin Segar Kabar Dicabutnya Perpres Investasi Miras

Oleh: Erna Ummu Aqilah

Akhir-akhir ini medsos diramaikan dengan tagar tolak legalitasi miras. Seruan penolakan digaungkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Mereka semua yang peduli terhadap bahaya dilegalkannya miras, tentu sepakat menolak dengan tegas perpres ini. Sebab khawatir dengan nasib generasi penerus bangsa.

Semua terjadi karena Presiden Joko Widodo yang menandatangani, Peraturan Presiden (perpres) soal Bidang Usaha Penanaman Modal. Hal yang bikin kontroversi adalah aturan soal minuman keras (miras).

Perpres ditetapkan pada tanggal 2 Februari 2021 oleh Jokowi dan diundangkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yosana Laoly. Dari awal perpres ini sudah mendapat penolakan dari berbagai kalangan, termasuk partai politik diantaranya yang menolak PKS, PPP, Demokrat. Meskipun demikian beberapa parpol juga mendukung diantaranya PDIP, PKB, Nasdem, dan Golkar.(detiknews, 28/2/2021).

Karena derasnya penolakan oleh berbagai kalangan masyarakat, akhirnya Presiden Jokowi mencabut Peraturan Presiden (perpres) izin investasi minuman keras. Jokowi membatalkan perpres tersebut setelah mendengar masukan dari beberapa kelompok masyarakat, seperti ulama, MUI, NU, Muhammadiyah dan ormas lainnya.(CNN Indonesia, 2/3/2021).

Fakta di atas membuktikan bahwa dalam sistem kapitalis sekuler, negara mampu menghalalkan segala cara demi alasan ekonomi dan investasi. Meskipun hal yang nyata-nyata telah diharamkan oleh Allah Swt.

Sistem sekuler telah berhasil memaksa masyarakat dijauhkan dari ajaran agamanya, akibatnya landasan berfikir dan berbuat tidak lagi pada halal dan haram, melainkan disandarkan pada keuntungan materi semata.

Padahal Allah Swt telah berfirman dalam QS Al- Maidah ayat 90.

Artinya “Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya meminum khomr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS Al-Maidah 90).

Sebagai orang yang beriman tentu kita yakin dan tidak ada sedikitpun keraguan dengan ketetapan ini. Karena sejatinya apapun yang Allah tetapkan adalah yang terbaik buat kita. Sebagaimana kita tahu dengan meminum miras dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran, sehingga dapat mimicu berbagai tindak kriminal lainnya. Selain itu dalam jangka panjang minum miras juga berakibat fatal bagi kesehatan, termasuk rusaknya organ-organ tubuh bahkan takjarang berujung kematian.

Rasulullah Saw juga telah bersabda, “khomr itu telah dilaknat zatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan, dan orang yang memakan harganya.” (HR Abu Daud). Berdasarkan hadits tersebut berapa banyak orang yang terlibat dosa dengan adanya miras ini. Dan otomatis dengan semakin banyaknya orang yang bermaksiat kepada Allah Swt, secara terang-terangan mereka telah menentang azab dari Allah Swt naudzubillahimindzalik.

Selama miras masih dilarang saja, sering kita dengar berbagai bentuk kejahatan yang pelakunya ternyata dalam pengaruh miras. Apalagi bila miras benar-benar dilegalkan, tentu tidak terbayang bagaimana masa depan negara ini. Tentu menambah rasa khawatir, tidak aman dan rasa was-was terus menghantui seluruh masyarakat. Semoga dengan dicabutnya perpres ini, pemerintah benar-benar berfikir ulang ketika hendak mengambil keputusan terutama yang mencakup hajat rakyat. Jangan sampai demi alasan ekonomi dan investasi justru mengancam masa depan negara ini. Semoga kita semua dan para pemimpin negara ini diberi hidayah oleh Allah Swt, supaya kembali kepada hukum-hukumnya aamiin.

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *