Connect with us

Seputar Banten

Begini Reaksi Ketua Umum LSM Geram Soal Namanya Dicatut Terkait Proyek

Tayang

-

Redaksi

Begini Reaksi Ketua Umum LSM Geram Soal Namanya Dicatut Terkait Proyek
Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia, H. Alamsyah Mk.

Banten24.com – Alamsyah Mk, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geram Banten Indonesia, dibuat geram dengan ulah seorang oknum mandor, yang menyebut namanya dalam pemberitaan soal proyek peningkatan jalan saluran pembuangan Saradan yang berlokasi di Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, Alamsyah merasa difitnah oleh seorang oknum mandor, seperti yang diberitakan di media online. Dia mengaku tidak pernah tahu soal proyek tersebut, dan tidak pernah ada hyang konfirmasi soal pemberitaan yang sudah mencatut namanya.

“Ini pencemaran nama baik, dan ini sudah mengecewakan dan merugikan saya,” ujar Alamsyah saat dikonfirmasi Banten24.com, Senin (10/5/2021).

Alamsyah mempertanyakan oknum mandor yang sudah menyebut namanya, “mandor itu bilang, kalau wartawan mau konfirmasi silahkan hubungi Bapak Alam dari LSM Geram, beliau yang berurusan disini,” kata Alamsyah, mengutip berita disalah satu media online.

Apa yang sudah diberitakan, lanjut Alam, telah melakukan pencemaran nama baik, sebab tanpa konfirmasi, terkait dengan penulisan berita pun, ia mengaku merasa keberatan, dia menganggap itu sudah melanggar kode etik jurnalistik (KEJ), terlebih hal itu tidak sesuai dengan fakta.

“Dalam berita media online yang ditulis Tim/Makmur (9/5/2021), seolah-olah Saya dituduh membekengi proyek yang sama sekali saya tidak tahu, dan sampai berita itu tayang tidak ada wartawan atau siappun yang konfirmasi dengan saya, jadi jelas ini pencemaran nama baik,” terangnya.

Dia juga menyayangkan atas pemberitaan yang tidak berimbang, Ia mengaku tidak pernah di konfrimasi sebelumya sebagai hak jawab. Untuk itu dirinya memberikan waktu 1 x 24 jam agar pemberitaan yang di tulis dapat diklarifikasi.

“Ga ada yang konfirmasi ke saya, eh ga tau nya maen tulis nama saya, saya kasih waktu 1 x 24 untuk dapat mengklarifikasi, seharusnya media yang sudah menulis nama saya dalam pemberitaanya memberikan hak jawab,

“Di fitnah lagi aja saya, tau juga engga ada kerjaan disitu, punya siapa ga tau, siapa pemborongnya gak tau,” ucapnya.

Alam menambahkan, bahwa dia sudah meminta anggotanya LSM Geram Banten Indonesia untuk mengecek ke lokasi proyek.

“Saya juga sudah meminta anggota Geram Banten Indonesia untuk mengecek ke lokasi proyek, bila perlu saya akan bawa persoalan ini ke ranah hukum,” tutup Alamsyah.

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *