oleh

Video Cekcok di Gedung Graha Pemuda di Politisasi, Begini Kronologinya

Banten24.com –Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tangerang Syamsul Buldan menjelaskan dalam video cekcok antar pemuda yang terjadi Kamis 16 Oktober 2020 di Gedung Graha Pemuda Kabupaten Tangerang.

Buldan yang saat itu berada dilokasi kejadian mengatakan peristiwa yang terjadi kemarin di halaman Gedung Graha Pemuda tidak ada kaitannya dengan organisasi kepemudaan KNPI, seperti yang sudah diberitakan salah satu media online.

“Kejadiannya tidak seperti itu, berita soal KNPI yang ada screenshoot videonya sudah di politisir,” terang Buldan, Jumat malam (16/10/2020).

Kepada Banten24.com, Buldan menerangkan peristiwa itu, Sekitar pukul 12.30 kemarin dirinya bersama Doni, Cecep, Aka, Mega dan Ukung sedang ngopi santai di kantin samping gedung Graha. Saat sedang asyik ngobrol, beberapa pemuda datang bertahap dengan membawa sepeda motor dan satu mobil.

Para pemuda itu menuju lantai atas Graha dengan membawa perlengkapan demonstrasi, tak lama berselang datang sekelompok pemuda lain yang diduga dari kubu KNPI Fajrul menemui beberapa pemuda itu tanpa menghampiri Buldan yang saat itu di kantin dekat gedung Graha bersama temannya.

“Mereka (Fajrul cs-red) tidak menghampiri kami, padahal parkir mobil mereka dekat dengan kantin,” kata Buldan.

Suasana di lantai atas Gedung Graha mulai terdengar berisik dan gaduh, Doni pun mengutus Sukur alis Ukung untuk melihat keadaan dilantai atas itu, dan menanyakan maksud mereka membuat gaduh di atas gedung tersebut.

Selanjutnya Aka memerintahkan Ardi dan Cacing untuk menemani ukung yang sudah terlebih dahulu menemui para pemuda itu, disana sudah ada ardi dan cacing.

Tak lama berselang Darma Hermawan Sekjen DPD KNPI Kabupaten Tangerang datang dan mengimbau agar kawan-kawan KNPI menahan diri, sebelum ada arahan selanjutnya.

Buldan melanjutkan, lewat pukul satu siang Ukung kembali ke ruang graha untuk mempertanyakan maksud dan surat ijin mereka. Namun terlihat mereka yang diduga kubu Fajrul tidak senang dengan kehadiran Ukung mempertanyakan izin.

“Mereka kurang senang ditanya soal ijin, malah iya bilang, kita ini KNPI, ini wilayah kami, harusnya yang izin itu abek izin ke kami,” kata Buldan.

“Kemudian kami dapat izin untuk mengusir mereka sekira jam dua lewat satu, dan langsung kami lakukan,” tambahnya.

Berdasarkan laporan, diketahui mereka para pemuda yang berada dilantai atas Gedung Graha Pemuda Kabupaten Tangerang hendak melakukan aksi demo ke gedung Bupati tepat pukul satu siang.

Selanjutnya Sukur alias Ukung mengungkapkan, dalam video yang beredar itu Muhammad Fajrul Haque Ketua DPD KNPI Kabupaten versi Ali Hanifiah (Ketua DPD KNPI Provinsi Banten) tidak berada di tempat kejadian.

“Fajrul saat jelang demo ada di graha, tapi saat balik dari demo gak ada di graha, dia langsung balik,” terang Ukung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *