Connect with us

Seputar Banten

BUMDes Pantura Makmur Desa Pagedangan Ilir Kronjo Hadirkan Desa Wisata

Tayang

-

Redaksi

BANTEN24, TANGERANG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah suatu lembaga/badan perekonomian desa yang berbadan hukum dibentuk dan dimiliki oleh Pemerintah Desa, dikelola secara ekonomis mandiri dan profesional dengan modal yang bersumber dari anggaran dana desa.

BUMDes sendiri dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan di mana selanjutnya dapat memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes), memajukan perekonomian desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa seperti menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa pasal 78 ayat (1).

Banyak desa kebingungan merealisasikan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Berbagai permasalahan dihadapi desa yang belum bisa diurai seperti kesulitan menetukan roadmap hingga menentukan sosok pengelola yang mumpuni menangani.

Di sisi lain, tak sedikit BUMDes yang telah terbentuk justru mangkrak. Banyak yang asal membuat namun kebingungan bergerak karena tak punya rencana usaha yang jelas.

Salah satu unit usaha yang kini banyak dijalankan oleh BUMDes adalah jenis usaha yang bergerak di Desa Wisata. Dengan berbagai macam konsep yang dibangun dan dikembangkan, beberapa Desa Wisata mampu memberikan peluang yang besar bagi penambahan laba BUMDes.

Diantaranya, bisa dilihat di Desa Pagedangan Ilir Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, BUMDes Pantura Makmur yang membangun objek wisata berupa Bumdes Foodcourt dan Taman Swafoto yang diresmikan satu tahun yang lalu.

Bumdes Foodcourt membuka outlet UMKM yang menampung dan memasarkan produk-produk usaha mikro se-Kabupaten Tangerang sebagai bentuk support dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah.

Ditemui diruang kerjanya Kepala Desa (Kades) Pagedangan Ilir Arief Chaer Muzakir mengungkapkan awal berdirinya BUMDes Pantura Makmur. Unit usaha yang sudah berjalan ini awalnya mendirikan gedung kantor BUMDes, saat peletakan batu pertama di hadiri Bupati Tangerang, sekitar tahun 2018 silam.

Dengan konsep masterplan yang dibuat oleh Penabulu saat itu, kata Kades, bisa dikatakan cukup ‘wah’, namun seiring berjalannya waktu baru terealisasi gedung kantor Sekretariat BUMDes.

“Itu pun tata letaknya sudah tidak sesuai masterplan, dan saya kaji lagi kurang efektif, terlalu ‘wah’ konsep gedungnya, dan perawatannya pun lumayan, bisa dibangun tapi pemeliharaannya repot, sekarang aja aga susah apalagi gedung sesuai konsep tersebut,” kata Arief, Jumat (24/9/2021).

Arief menjelaskan, saat itu dirinya mencoba untuk menerapkan konsepnya sendiri, dengan menyesuaikan kondisi dan tujuan BUMDes itu sendiri.

“Tidak hanya enak dilihat, tapi pemasukan kurang,” ucap Komisaris BUMDes Pantura Makmur.

Dia pun mengungkapkan, pengelolaan unit usaha BUMDes ini berjalan sesuai proses, “karena saya memiliki jiwa seni dan ada kepuasan batin kenapa tidak, ditambah rekan-rekan dibawah aktif, itu menambah semangat saya,” kata Kades.

Arief juga berencana menambah unit usaha BUMDes tersebut, dengan mendirikan Waterboom, Outbound, Lahan Parkir, UMKM dan flying fox.

“Intinya BUMDes itu kan pendapatan asli daerah, dan bisa menyerap beberapa tenaga dari para pemuda atau melibatkan karang taruna untuk membantu menjaga aset BUMDes ini,” tuturnya.

Untuk motivasi desa lain, Arief mengatakan, terkait BUMDes harus ada tekad dan semangat, “tergantung dari desanya mau seperti apa, kan ada yang maunya biasa-biasa aja, dan ada juga yang mau terdepan, jadi harus kita dukung dan beri semangat kepada pengurus BUMDesnya,” jelas Arief.

Ditambahkan Mahpud, salahsatu pengurus BUMDes Pantura makmur mewakili Direktur Utama mengatakan, desa wisata yang dibangun BUMDes ini sudah dikunjungi dari berbagai wilayah lain, meraka tertarik dengan konsep wisata desa BUMDes Pantura Makmur.

“Banyak yang bertanya melalui medsos dengan adanya Desa Wisata di Desa Pagedangan Ilir, saya jelaskan bagaimana mengunjungi wisata desa BUMDes Pantura ini,” ujarnya.
Konsep wisata yang didirikan BUMDes Pantura makmur ini, kata Mahpud, adalah inisiasi atau konsep dari Kades Pagedangan Ilir, dan pengelolaanya dilakukan bersama-sama.

“Alhamdulilah banyak pengunjung memanfaatkan adanya wisata Desa BUMDes Pantura Makmur, disini tersedia ruang rapat, saung makan dan mushola, mereka bisa berfoto selfi disini,” ucapnya.

Mahpud juga mengungkapkan bahwa telah banyak yang sudah melakukan kunjungan atau study banding ke BUMDes Pantura makmur

“Mereka tertarik dengan berkunjung ke BUMDes Pantura Makmur mulai dari Tanara, Serang dan wilayah-wilayah kabupaten Tangerang tujuannya adalah melakukan study banding” pungkasnya. (b02/banten24)

Sumber: Portal Desa

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *