HeadlinePeristiwa

Buruh Tangerang Desak Anggota Dewan Sidak Perusahaan yang Melanggar

Kab Tangerang – Puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Senin (15/2/2021), mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang. Guna memberikan informasi terkait pelanggaran yang dilakukan sejumlah perusahaan.

Buruh meminta kepada DPRD agar melakukan sidak ke sejumlah perusahaan yang tidak memenuhi hak normatif karyawan dan melakukan PHK sepihak. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang.

“Ada sejumlah perusahaan seperti PT Mitra Serasi Jaya, Victory Chingluh Indonesia, PT Long Teng Iron and Steel Products di Pasar Kemis, PT Cipta Coilindo dan PT Daya Presindo Utama di Kosambi yang tidak memberikan hak-hak karyawan dengan alasan pandemi covid-19,” ungkap Ketua LBH dan Koordinator Kasbi, Maman Nuriman

Maman menjelaskan, perusahaan tersebut telah merumahkan karyawan hingga melakukan PHK sepihak. Ironisnya gaji karyawan di kurangi bahkan uang pesangon tidak dibayarkan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Mohon kepada Bapak Dewan yang terhormat, kiranya bapak bisa melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan yang melakukan pelanggaran ini,” pinta Maman.

Menurut Maman, pihaknya sudah melakukan upaya namun tak kunjung digubris. Ironisnya selain PHK sepihak, perusahaan juga melarang buruh perempuan mengambil cuti haid dan tidak diberikan pelayanan kesehatan.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya sesuai aturan perundang-undangan. Bahkan dinas terkait juga telah mengeluarkan anjuran kepada perusahaan untuk membayarkan kewajibannya, namun itu tidak digubris,” terang Maman.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang H Moch Ali menjelaskan, akan melihat langsung perizinan yang dimiliki para pemilik perusahaan di Kabupaten Tangerang. Jika melanggar, tentu akan merekomendasi kepada dinas terkait untuk menindaklanjutinya.

“Dari persoalan buruh, bisa saja kita usut semua terkait perizinannya. Apakah sudah sesuai atau belum. Sebab jika melihat pabrik yang berlokasi di pergudangan Kosambi, ini banyak yang menyalahi aturan perizinan,” tegas Ali.

Selain itu, politisi asal Partai Demokrat ini juga menegaskan akan memanggul pihak oerusahaan guna menindak lanjuti aduan buruh tersebut.

“Kami akan memanggil pihak perusahaan yang dilaporkan melakukan pelanggaran secepatnya. Apakah benar ada aturan yang dilanggar atau tidak. Sehingga investasi yang mereka tanamkan di Kabupaten Tangerang juga berdampak baik bagi pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya. []

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi