Connect with us

Seputar Banten

Diduga Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Tigaraksa – Cibadak Abaikan K3

Tayang

-

Diduga Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Tigaraksa - Cibadak Abaikan K3

Banten24.com – Proyek pembangunan peningkatan jalan Tigaraksa – Cibadak sedang dalam tahap pelaksanaan, namun sangat disayangkan diduga pengerjaan proyek tersebut tidak memenuhi standar Keselamatan Kerja.

Proyek Peningkatan Jalan Tigaraksa – Cibadak yang saat ini sedang dikerjakan tepatnya Jalan Raya Kedongdong Tigaraksa Cibadak, yang dikerjakan oleh PT. Berkat Anugrah Perkasa Pratama dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tangerang sebesar 6.306.426.500 belum maksimal dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Diduga Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Tigaraksa - Cibadak Abaikan K3

Hal ini mendapat sorotan dari ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak Retno Juarno, setiap perusahaan wajib mengutamakan K3 termasuk dalam hal pengerjaan pekerjaan kontruksi yang beresiko tinggi sebagaimana di amanatkan dalam UU No 1/1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker No 5/1996 tentang sistem Manajeman K3 dan permenaker No 4/1987 tentang P2K3.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu sangat penting baik bagi perusahaan maupun pekerja itu sendiri,” kata Retno, Kamis (10/6/2021).

Masih menurut Retno, harusnya ada pengawasan dalam hal penerapan K3 dalam pengerjaan konstruksi baik dari dinas penanggung jawab pekerjaan maupun disnaker.

“Karena mereka juga pekerja yang perlu di jaga dan diutamakan keselamatan dan kesehatannya,” ujarnya.

Retno menambahkan, apabila perusahaan tidak menerapkan K3 maka ada sanksi yang telah diatur dalam UU K3 tersebut, bukan saja sanksi pidana bahkan bisa sampai sanksi Administratif pencabutan ijin usahanya.

“Kami minta kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan bukan saja kwalitas pekerjaan namun keselamatan dan kesehatan kerja nya jg harus di awasi, kami akan layangkan surat terkait perusahaan yang tidak menerapkan K3,” pungkasnya.