Dinilai Gagal, Aliansi LSM Soroti Revitalisasi Proyek Pembangunan Pasar Kronjo

Proyek Pembangunan Pasar Kronjo

TANGERANG – Selain menyikapi belum ada izin mendirikan bangunan (IMB) terkait revitalisasi proyek pembangunan pasar Kronjo, sekelompok LSM yang tergabung dalam aliansi LSM Kabupaten Tangerang, diantaranya, LSM Kompak dan LSM Seroja, juga menyoroti adanya kejanggalan penunjukan perusahaan lain selain pemenang lelang.

“Kami menyoroti adanya perusahaan lain selain pemenang tender yang muncul sebagai pelaksana pekerjaan dilapangan,” terang Ketua Aliansi LSM Kabupaten Tangerang, Retno Juarno, yang juga ketua LSM Kompak kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Retno juga mengatakan, sejak awal, pembangunan pasar Kronjo memang terus mencuat, mulai dari hilangnya kontruksi besi eks bangunan pasar lama, hingga berujung pelaporan ke Kepolisian, sampai pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang hingga banyaknya pedagang yang mengeluh karena TPS dibuat secara asal-asalan.

“Kami dari aliansi LSM akan segera melayangkan surat kepada aparat penegak hukum (APH) karena patut kami duga bahwa perusahaan pemenang tender kurang memiliki kapasitas dalam melaksanakan pembangunan proyek pasar Kronjo,” terang Retno.

Baca juga: Proyek Revitalisasi Pasar Kronjo Diduga Belum Kantongi Izin

Menurut Retno, sebagai perusahaan tentunya harus mentaati seluruh peraturan yang ada di Kabupaten Tangerang, tentunya sebelum melakukan aktivitas pembangunan, harus mengantongi izin mendirikan bangunan ( IMB) terlebih dahulu.

“Kami akan segera melayangkan surat kepada dinas terkait, terkait proyek revitalisasi pasar Kronjo,” tegas Retno.

Sementara ketua LSM Seroja, Taslim Wirawan, berharap agar Perumda Pasar mengevaluasi kinerja pengembang, dirinya juga sangat miris bila mendengar curhatan pedagang Pasar Kronjo, yang saat ini merugi terus, apalagi pedagang yang menempati TPS.

“Kami dari aliansi LSM segera melakukan Action, bahkan seharusnya sebelum membangun IMB itu harus ada, sekarang faktanya proyek pembangunan pasar Kronjo belum ada IMB,” tandasnya. (heri)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -
- Advertisment -

BERITA TERBARU