Connect with us

Opini

E-KTP Untuk Transgender Bikin Keder

Tayang

-

Redaksi

E-KTP Untuk Transgender Bikin Keder

Oleh: Erna Ummu Aqilah

Terus berkembangnya transgender di negeri ini tidak bisa dipungkiri, semakin hari jumlahlah semakin mengkhawatirkan. Sehingga mereka tidak malu-malu lagi, bahkan bangga mengakui bahwa dirinya merupakan transgender. Parahnya lagi mereka seolah-olah mendapat dukungan dari sebagian masyarakat, terbukti dengan makin banyaknya media yang menampilkan artis dari kalangan mereka.

Padahal dengan jelas Allah Swt telah berfirman, salah satunya dalam Alqur’an surat An Najm ayat 45, artinya: Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.
Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah hanya menciptakan dua jenis kelamin yaitu pria dan wanita bukan lainnya. Jadi apabila ada manusia yang terlahir sebagai pria, namun cenderung memilih menjadi wanita dan sebaliknya, wanita yang cenderung memilih menjadi pria, mereka telah terang-terangan mengingkari ketetapan Allah Swt.

Dilansir dari (PikiranRakyat com, 25/4/2021), fenomena banyaknya transgender yang tidak memiliki kartu identitas, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membantu membuatkan KTP elektronik atau E-KTP bagi golongan ini.

Menurut Dirjen Dukcapil Kemendagri Zuldan Arif Fakhrullah, melalui rapat virtual Direktorat Jenderal Pencatatan Sipil dengan perkumpulan suara kita yang diketuai Hartoyo, hal tersebut dilakukan karena para transgender kerap menemui hambatan, saat mengurus administrasi untuk mengakses layanan publik.

Seperti BPJS-Kes, sulit mendapatkan bansos, padahal mereka banyak yang miskin. Sementara itu Zuldan sudah menunjuk pejabat pelaksana yang akan mengkoordinasi para transgender, agar bisa mengurus berbagai dukumen dengan mudah. Dengan dibuatnya program ini, Kemendagri berkomitmen untuk membantu seluruh transgender di tanah air.

Alasan Kemendagri untuk memudahkan akses bantuan hak sebagai warga negara bagi transgender, adalah alasan yang menyesatkan. Justru seharusnya negara wajib menghentikan gelombang kerusan oleh kaum pelangi ini. Pemerintah wajib melakukan edukasi serta mendorong mereka agar segera bertaubat. Atau mengasingkan mereka agar tidak mempengaruhi masyarakat yang lain.

Karena banyak masyarakat yang tadinya berperilaku normal, namun karena sering bergaul dan berinteraksi dengan mereka justru berubah perilakunya. Dan terbukti golongan ini semakin hari semakin berkembang dengan pesat.

Dalam sistem kapitalis seperti saat ini, memang menjunjung tinggi kebebasan termasuk kebebasan berperilaku seperti kaum ini. Menurutnya merupakan hak asasi manusia yang harus dihormati bahkan diapresiasi. Karena bagi kapitalis transgender merupakan salah satu pasar yang menggiurkan untuk meraih keuntungan ekonomi.

Berbeda dengan pandangan Islam, Islam memandang golongan ini sangat berbahaya karena selain menentang kodrat, juga merupakan tidak kejahatan bukan sekedar penyakit atau pilihan. Seharusnya pemerintah bertindak dengan tegas agar tidak semakin meluas. Karena selain perbuatan dosa dan mengundang kemurkaan Allah, juga berdampak pada kesehatan karena rentan dengan penularan penyakit kelamin seperti HIV AIDS. Semoga pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat hingga membuat mereka bertaubat, bukan justru malah mendukung dengan mempermudah dengan berbagai fasilitas. Wallahu A’lam Bishshawwab.

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *