Connect with us

News

Gaungkan Digitalisasi Pasar, Inkoppas Siap Jadi Jembatan Bagi Pedagang

Tayang

-

Redaksi

BANTEN24.COM, JAKARTA – Pada masa pandemi saat ini, banyak pelaku usaha khususnya pedagang pasar yang mengalami keterpurukan.

Di era digitalisasi dan pandemi saat ini Inkoppas menggaungkan sistem Digitalisasi pasar untuk membantu para pedagang pasar yang terdampak pandemi ini.

Yudianto Tri, Ketua Umum Inkoppas dalam pembukaan pencanangan mengatakan, Inkoppas hadir untuk menghadirkan sebuah infrakstruktur digital (Apeks Koppas) yang bisa mengurus semua permasalahan terhadap keuangan, produk dan barang, pedagang, pembeli dan bisnis yang lain.

“Peran Inkoppas sebagai Induk Koperasi, ingin menjembatani masing – masing koperasi yang di sibukkan dengan operasionalnya masing- masing dengan sistem digital,” ujar Yudianto.

“Yang paling Penting Inkoppas bekerja sama dengan Koppas- Koppas dengan suasana kemitraan, agar Koppas berkembang dan Inkoppas juga berkembang, agar semua manfaat dirasakan kedua belah pihak,” imbuhnya.

Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sangat mengapresiasi Inkoppas atas pencanangan program digitalisasi pasar .

Menurut Sandiaga Uno, Inkoppas selalu berada di garda terdepan, untuk meningkatkan Koperasi pedagang pasar dalam menciptakan keadilan bagi para pedagang pasar, akses pembiayaan dan akses perizinan.

“Inkoppas hadir menyatukan kita semua, Inkoppas mempunyai potensi yang luar biasa yaitu Data,” katanya.

Menurut bung Hatta, Koperasi Indonesia, juga memiliki toleransi, dan rasa tanggung jawab bersama, koperasi bisa mendidik dan memperkuat demokrasi sebagai cita- cita bangsa.

“Inkoppas merupakan Fondasi untuk Point Senter dari Big Data, dan sangat diperlukan jejaring Inkoppas untuk ekonomi Digital dan telah di bangun bersama koperasi, agar posisi Koperasi sebagai pucuk pimpinan yang mendorong ekonomi kerakyatan akan terwujut semakin kuat,” ujar Sandiaga.

Menurut Sekretaris Umum Inkoppas Ngadiran, sesuai perkembangan zaman dan pesan dari Presiden RI Joko Widodo, kawan- kawan pedagang pasar, khususnya di bawah naungan Inkoppas harus mengikuti perkembangan dan tidak tertinggal di era digitalisasi saat ini.

“Ada 2.689 koperasi di bawah naungan Inkoppas secara bertahap akan digitalisasi, saat ini sudah ada 70 yang sudah di berikan arahan- arahan dan target tahun ini minimal 300 koperasi yang akan digitalisasi,” ungkap Ngadiran.

Sementara, Andrian Lamemuhar Ketua bidang Organisasi Inkoppas mengatakan, selama ini Jual beli dan marwahnya pasar adalah Konfensional, peran Inkoppas membantu para pedagang pasar bukan hanya digitalisasi saja, tapi juga membantu permodalan para pedagang pasar dan juga komoditinya.

“Jika kekurangan permodalan dan kekurangan komoditas para pedagang pasar bisa melihat di aplikasi, jadi permasalahan tersebut dapat cepat dan mudah di tanggulangi,” ucap Andrian.

“Kedepannya tidak akan ada lagi istilah- istilah kelangkaan dipasar akan salah satu bahan pangan, dengan melihat aplikasi akan terlihat oleh para pedagang pasar di mana distributor yang akan cepat dan siap menyediakan komoditas tersebut,” imbuhnya.

Inkoppas menjamin data- data yang ada akan aman, sesuai intruksi Pemerintah Inkoppas bekerjasama dengan perusahaan pihak ketiga yang sudah teruji dari segi regulasinya dan termasuk safety keamanan datanya, data- data tersebut akan di amankan secara maksimal.

“Harapan kedepan digitalisasi ini, menarik minat para pedagang pasar yang belum masuk menjadi anggota koperasi menjadi anggota koperasi, dengan menjadi anggota koperasi para pedagang pasar akan ada nilai tambahnya,” tutup Ngadiran. (rk/red)

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *