Connect with us

Peristiwa

Ini Penjelasan Sekretaris Katar Kosambi, terkait kehadirannya pada Acara Ngopi

Tayang

-

Ini Penjelasan Sekretaris Katar Kosambi, terkait kehadirannya pada Acara Ngopi
Sekretaris Karang Taruna (Katar) Kecamatan Kosambi, Yunus Saputra (kiri).

Banten24.com – Polemik kembali muncul di tubuh organisasi plat merah Karang Taruna di wilayah Kabupaten Tangerang, kali ini adanya Rapat Pleno pembentukan Plt Ketua Katar Kecamatan yang dinilai ilegal dan cacat hukum, pada Selasa 30 Maret 2021.

Sekretaris Karang Taruna (Katar) Kecamatan Kosambi, Yunus Saputra kepada Banten24.com mengatakan, bahwa dirinya merasa aneh, heran dan bingung, Ketika mengetahui Namanya ‘dicatut’ dalam pemberitaan salah satu media online, terkait adanya Rapat Pleno soal kepemimpinan Ketua Katar Kosambi, Zamroni.

“Kalau saya tahu itu adalah rapat Pleno terkait kepemimpinan Ketua Zamroni untuk menggulingkannya, anggap saja mencederai marwah organisasi yang Zamroni dan saya pimpin pada saat ini, ditanya oleh media terkait kedudukan Sekjend dalam hal ini, saya katakan saya Netral dalam hal ini,” kata Yunus saat dihubungi Banten24.com melalui ponselnya, Kamis (2/3/2021).

Dijelaskan Yunus, pada sambutan di acara ngopi tersebut, ia hanya mengatakan mendukung setiap kegiatan – kegiatan yang di lakukan Katar Desa / Kelurahan yang ada di Kosambi untuk tetap aktif dan intens seperti, membagikan masker dan mensosialisakan anjuran pemerintah.

“Terkait surat Mosi tidak percaya yang masuk ke Kecamatan Kosambi pada tanggal 21 Maret 2021 menunjuk PLT Herdiansyah, itu saya tidak tahu menahu, karena kita lihat saja surat itu masuk tanggal 21 Maret 2021, sedangkan acara ngopi itu di adakan tanggal 29 Maret 2021, jelas jenjang waktunya kan hampir seminggu lebih, masa iyah saya bisa memutuskan hal tersebut. Jadi gak bener tuh,” jelas dia.

Baca juga: Rapat Pleno Katar Kecamatan Kosambi Dinilai Cacat Hukum dan Ilegal

Yunus juga mengungkapkan, saat ada pertanyaan dari salah satu Ketua Karang Taruna Desa, yang menanyakan kinerja Katar Kecamatan Kosambi, dirinya menjawab, saat ini adalah masa pandemi, dan Karang Taruna Kecamatan Kosambi meminimalisir pertemuan tatap muka.

“Saya beritahu, masa jabatannya pun akan habis, ini periode terakhir bung Zamroni, saya selaku sekjend akan memfasilitasi kawan kawan ketua desa / Kelurahan bila ingin segera di adakan TKC,” ujar Yunus.

“Semua permasalahan bisa di selesaikan dengan cara baik – baik, kalau pun rekan rekan Ketua desa / kelurahan mendesak segera di adakannya Temu Karya Kecamatan, yaa harus sabar, periodenya sebentar lagi juga habis (September 2016 hingga September 2021), saya berjanji sebelum Bulan September pasti akan segera rapat dengan pengurus untuk menbentuk Panitia TKC,” sambungnya.

Menanggapi kekisruhan tersebut, Yunus mengaku sudah menghubungi Bung Roni (sapaan akrab Zamroni), dan akan segera menggelar rapat internal Karang Taruna Kecamatan Kosambi bersama para ketua Karang Taruna Desa / Kelurahan se Kosambi.

Dia menambahkan, Pengurus Katar Desa Cengklong, Desa Jatimulya, Desa Rawa Burung dan Desa Rawa Rengas juga telah sepakat tidak setuju dengan mekanisme pemilihan yang tidak sesuai aturan. Para pengurus itu pun menilai bahwa Katar dibawah kepemimpinan Bung Roni dan dirinya sebagai Sekretaris hingga sejauh ini baik-baik saja, tidak ada persoalan.

“Semoga setelah rapat ini di laksanakan segera terselesaikan kekisruhan yang ada,” tutup Yunus.

Sementara itu, untuk diketahui MPKT Kecamatan Kosambi Martin Lubis, saat dimintai pandangan, dengan singakat dia mengatakan untuk tetap berpatokan pada masa bakti kepengurusan.

Editor: Abi Reza