Beranda Peristiwa Jelang Hari Santri, Ketua KNPI Kunjungi Ponpes Nurul Huda yang Terbakar

Jelang Hari Santri, Ketua KNPI Kunjungi Ponpes Nurul Huda yang Terbakar

Jelang Hari Santri, Ketua KNPI Kunjungi Ponpes Nurul Huda yang Terbakar

Jelang Hari Santri, Ketua KNPI Kunjungi Ponpes Nurul Huda yang Terbakar

TANGERANG – Menjelang Hari Santri 2022, KNPI Kabupaten Tangerang mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda yang mengalami musibah kebakaran, pada Minggu 9 Oktober 2022 lalu.

Tampak hadir dalam kunjungannya itu, Pengurus Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman yang juga menjabat Kepala Bidang (Kabid) PBB-P2 Bapenda Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah jelang hari santri ini kami bisa berbagi dengan para santri di Ponpes Nurul Huda, korban kebakaran beberapa waktu lalu,” ucap Juanda, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang, Kamis (20/10/2022).

Juanda yang akrab disapa Bung Joe ini juga mengapresiasi kehadiran Kabid PBB-P2 Bapenda Kabupaten Tangerang, mengunjungi Ponpes Nurul Huda.

“Terima kasih kepada Pak Dwi Chanda Budiman yang juga MPI di DPD Kabupaten Tangerang. Ini aksi kolaboratif pemuda di hari santri ini,” tukasnya.

Bung Joe berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan semoga dimudahkan untuk pembangunan selanjutnya.

“Bantuan yang kami berikan dari KNPI, sejumlah Al-Qur’an dan kitab-kitab, serta dari Pak Kabid sejumlah uang untuk membantu pembangunan kembali pondok pesantren,” sambung Bung Joe.

Sementara, Dwi Chandra Budiman menegaskan, dirinya selalu mendukung gerakan konkrit dari DPD KNPI Kabupaten Tangerang.

“Pemuda memang harus selalu dekat dan berada di tengah-tengah masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan selamat hari santri,” katanya.

Di lokasi yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, Ustadz Ibromin didampingi Ustadz Romli mengucapkan terima kasih kepada DPD KNPI Kabupaten Tangerang dan Kabid PBB-P2 Bependa Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman.

“Kobong (pondok) kami kebakaran pada 9 Oktober 2022 yang lalu. Santri berduyun-duyun mematikan api dengan air seadanya. Untung tidak ada korban jiwa. Tapi majelis kami tidak bisa lagi digunakan. Terima kami ucapkan kepada KNPI dan Pak Dwi Chandra atas bantuannya,” pungkasnya. (heri)

SebelumnyaPemkab Tangerang Bangun Perubahan melalui Kreativitas dan Inovasi Masyarakat
Berikutnya3 Desa di Kabupaten Serang Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi