Connect with us

Seputar Banten

Kades Wilayah Pantura Dipastikan Dukung DOB Tangerang Utara

Tayang

-

Redaksi

Kades se Pantura Dipastikan Dukung DOB Tangerang Utara

Banten24.com – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Tangerang, H Maskota menyatakan, Dipastikan Kepala Desa (Kades) yang ada di wilayah pantai utara (Pantura) Kabapaten Tangerang mendukung rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Tangerang Utara.

“Ada ratusan Kepala Desa yang ada di sejumlah Kecamatan diwilayah Pantura ini, dan saya pastikan semua Kepala Desa pasti mendukung DOB Tangerang Utara ini,” kata Maskota.

Maskota menjelaskan, masalah DOB Tangerang Utara memang sudah lama menjadi pembahasan Apdesi. Ia mengaku akan segera merapatkan barisan bersama seluruh Kepala Desa untuk menyususun rencana DOB Tangerang Utara.

“Secepatnya kami akan mengadakan pertemuan dengan para Kapala Desa untuk membahas soal DOB Tangerang Utara ini,” ujar dia.

Dia juga berharap, Pemerintah Pusat dan Daerah segera menyikapi wacana DOB Tangerang Utara ini. Visi misi DOB, lanjutnya, adalah untuk kesejahteraan masyarakat, dan dirinya yakin Pantura sudah mampu untuk dilakukan pemekaran agar masyarakat Pantura lebih sejahtera baik secara ekonomi maupun administrasi.

Maskota juga mengakui, dimasa pandemi seperti ini, tidak mudah bagi Pemerintah Pusat maupun Daerah untuk melakukan pemekaran daerah yang tentu akan menguras biaya.

“Ya kondisi pandemi memang sangat menyulitkan, tapi juga tidak harus menyurutkan niat atau rencana yang justru akan lebih mensejahtrakan masyarakat, kami yakin DOB Tangerang Utara akan menjadi ekonomi baru di Indonesia, khususnya di Banten ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang, Muhamad Gozali, juga mendukung DOB pemekaran Tangerang Utara, tapi disisi lain, kata Gozali, juga harus dibahas secara keilmuan dan akademisi.

“Dimana kita bisa menjadi daerah yang memang nanti pada saat sudah mekar, sudah disahkan menjadi Kabupaten, kita tidak terjebak pada posisi yang memang nanti akan menyulitkan keadaan di wilayah kita sendiri,” kata Gozali.

Menurut Gozali, ini perlu kajian dan kesepakatan seluruh elemen, tokoh, penggerak, organisator dan politikus. Dimana sebelum melangkah kedaerah otonomi baru harus lebih meneliti lagi bagaimana persiapan-persiapan kedepan dari segi PAD nya.

“Apakah Tangerang Utara ini sudah mampu untuk mandiri, karena yang saya tahu income PAD yang ada di utara ini masih tergantung pada pendapatan pajak bangunan dan pabrik,” katanya.

Baca juga: Kades Terpilih Pilkades PAW Dilantik Bupati Tangerang

Gozali yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mekar Jaya ini menjelaskan, adapun PAD dari bandara itu mungkin belum mencukupi tentang DOB atau daerah otonomi baru. Maka dari itu, ia berharap adanya diskusi bersama lintas tokoh, agar pada tahun 2022 moratorium DOP dicabut, jadi sudah mempunyai dasar-dasar hukum yang jelas.

“Jangan sampai kita sudah memaksakan ingin menjadi Kabupaten baru, kita terjebak pada kondisi pendapatan asli daerah kita, bagaimana memikirkan tentang pemasukan pajak, dimana kita membutuhkan penggajian para pegawai PNS, pembangunan insfrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan sosialnya,” jelas dia.

Menurut dia, apapun itu akan bisa terjadi dengan seiring waktu, yang penting bagaimana bisa mempersiapkan sumber daya manusia, sumber daya alam, juga sumber daya industri yang lainnya.

“Saya berharap sebelum terjadinya DOP baru, Tangerang Utara mempunyai investor-investor yang kuat untuk menopang pajak dan penghasilan di wilayahnya,” pungkasnya. (B03)

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *