Connect with us

Seputar Banten

Kapolres Tangsel: Pak Kyai Aja Mau Divaksin

Tayang

-

Redaksi

Kapolres Tangsel: Pak Kyai aja Mau Divaksin

BANTEN24.COM, TANGSEL – Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Imanuddin mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang ada dan meminta tak lagi menolak vaksin Covid-19, demi mensukseskan percepatan vaksinasi di Indonesia.

Menurutnya, vaksin yang disediakan pemerintah dan diberikan ke warga, dijamin aman dan halal.

Terbukti katanya semua Kyai, ulama dan pemimpin agama di Tangsel menerima layanan vaksin yang disediakan.

“Pak Kyai saja mau divaksin, kalau kita yang bukan kyai tidak mau divaksin, maka alangkah sombongnya ya,” kata Iman saat mengunjungi vaksinasi massal di Pondok Pesantren Darul Hikmah, di Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/8/2021).

“Ayo mari kita semua sama-sama mensukseskan program percepatan vaksinasi. Ini semata-mata demi herd immunity, agar Indonesia sehat ke depannya,” kata Iman.

Ia mengatakan dalam vaksinasi massal ini menyasar sebanyak 800 warga yang sebagiannya adalah pelajar.

Pelaksanaan vaksinasi diberikan ke warga, baik yang sudah mendaftar secara online, maupun yang langsung datang tanpa mendaftar dengan syarat membawa KTP.

Selain Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Imanuddin, hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua FKUB Tangsel, Fahrudin Zuhri; Kabag Kesra Kota Tangsel, Heli Slamet; Kapuskesmas Pamulang, Fitri, dan Kepala Kemenag Tangsel, H Abdul Rozak.

AKBP Iman Imanuddin mengatakan vaksinasi untuk warga masyarakat ini adalah salah satu bentuk kolaborasi antara ulama dengan pemerintah.

“Vaksinasi untuk warga masyarakat ini, salah satu bentuk kolaborasi ulama dan umaroh. Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik karena kerjasama Pemkot Tangsel, Polres, Kodim, beserta seluruh pengurus Ponpes Darul Hikmah,” kata Iman.

Ia menuturkan 800 dosis vaksin yang diberikan ini adalah vaksin sinovac tahap pertama.

“Untuk tahap keduanya akan diberikan sekitar sebulan kemudian, mengikuti program vaksinasi yang berjalan,” kata dia.

Diharapkan kata dia, dengan vaksinasi massal seperti ini yang juga dilalukan di beberapa lokasi lain di Tangsel, maka herd imnnuity atau kekebalan kelompok segera terbentuk di Tangsel.

“Namun, meskipun sudah divaksin, warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat beraktifitas,” kata Iman.

Dengan menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Ini adalah ikhtiar kita agar menghasilkan masyarakat yang sehat ke depannya,” kata Iman.

Iman mengatakan Ponpes Yayasan Darul Hikmah ini adalah pimpinan dari H Saidih yang merupakan Ketua MUI Kota Tangsel.

Sementara itu Ketua Penyelenggara yakni H Ahmad Sopyan mengatakan dalam kegiatan ini ada 4 tim vaksinator yang terdiri dari 16 orang.

“Tim vaksinator dari Dinkes Tangerang Selatan yang menurunkan 4 tim,” katanya.

Sementara itu untuk pengamanan katanya dilakukan Polres Tangsel melalui Polsek Pamulang.

Ahmad mengatakan vaksinasi ini diberikan ke warga berusia 12 tahun ke atas.

Kapolsek Pamulang, Kompol Sujarwo mengatakan antusias warga cukup tinggi untuk mendapat vaksinasi Covid-19 di Ponpes Darul Hikmah ini.

“Penerapan prokes ketat dilakukan saat pelaksanaan vaksinasi. Semuanya berjalan lancar dan baik,” katanya.

Menurutnya selain vaksin menyasar masyarakat umum, sebagiannya adalah pelajar berusia diatas 12 tahun. (bum/wk)