Connect with us

Seputar Banten

Komisi VIII DPR RI Kunker ke Puspemkot Tangsel

Tayang

-

Redaksi

Komisi VIII DPR RI Kunker ke Puspemkot Tangsel

Banten24.com – Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (Puspemkot Tangsel) Ciputat, untuk meminta masukan terkait RUU nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanganan Bencana, Rabu kemarin (24/3/2021).

Dalam kunjungan itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto menjelaskan, bahwa saat ini DPR RI sedang menyiapkan RUU Penanganan Bencana di daerah. Dimana salah satu poinnya adalah anggaran pemerintah yang harus disiapkan untuk penanganan bencana.

”Jadi dua persen anggaran yang harus disiapkan pemerintah dari APBD untuk penanganan bencana,” kata dia.

Selain itu, Yandri menambahkan jika pembahasan RUU akan dimatangkan dengan masukan-masukan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Melalui kunjungan-kunjungan yang dilakukan anggota DPR RI seperti halnya yang dirinya lakukan.

“Kami berharap dengan RUU ini, pemerintah bisa lebih maksimal dalam melakukan penanganan bencana. Baik itu bencana alam ataupun non alam,” ujar Yandri.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang menerima langsung kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa selama ini BPBD telah berperan banyak terhadap pelaksanaan penanganan Covid-19. Sementara dasar hukum yang menaungi BPBD belum maksimal dalam memberikan kewenangan terhadap kebijakan badan tersebut.

“Saya berterimakasih kepada Ketua DPR RI Yandri Susanto yang sudah membuka peluang untuk kami memberikan masukan-masukan terkait BPBD,” ujar Benyamin.

Sementara Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Chaerudin menjelaskan jika selama ini BPBD terus berupaya memberikan pelayanan bencana kepada masyarakat. Terutama pada saat pandemi Covid-19 sedang berlangsung.

”Kami sering memberikan bantuan kemudian membuka posko untuk masyarakat,” ujar Chaerudin di hadapan anggota DPR RI tersebut.

Saat ini bersama seluruh perangkat daerah, Chaerudin memastikan penanganan Covid-19 akan terus dilakukan. Menyesuaikan dengan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Serta memastikan bahwa kasus tidak bertambah”.

Editor: Bagus MR
Sumber: Kominfo/humastangsel

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *