Connect with us

Peristiwa

Lagi-lagi Bangunan Pasar Tradisional Diduga Tanpa IMB

Tayang

-

Laporan

Lagi-lagi Bangunan pasar tradisional di Kabupaten Tangerang Diduga Tanpa IMB

Kab Tangerang – Revitalisasi pasar tradisional merupakan progam peningkatan fasilitas yang juga akan meningkatkan daya beli maupun perekonomian masyarakat. Namun sangat di sayangkan dalam proses peningkatan fasilitas tersebut tidak di imbangi dengan ketaatan terhadap aturan yang berlaku dari Pemerintah.

Hal itu disampaikan Ketua LSM Kompak Retno Juarno kepada Banten24.com, yang akhir-akhir ini gencar menyoroti pembangunan pasar di wilayah Kabupaten Tangerang.

Retno mengungkapkan, belum lama ini bangunan Pasar Cisoka yang sudah lebih dari dua tahun namun belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagaimana yang telah di amanatkan dalam Permendagri no 32 /2010 serta Perda Kab Tangerang No 10/2006 dan Perda No 5/2014 tentang Bangunan Gedung.

“Pasar Cisoka pembangunannya sudah lebih dari 2 tahun, tapi tidak mengantongi IMB. Dan hal ini pun terjadi juga pada pembangunan pasar tradisional di kecamatan Kemiri,” ungkap Retno. Senin (15/2/2021).

Aktivis Kabupaten Tangerang itu menambahkan, bahwa Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang telah bekerjasama dengan PT Sinar Dunia Sejahtera untuk pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Kemiri.

“Ini sebuah bukti bahwa Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja tidak dapat menata maupun mengelola dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah salah satunya adalah Retribusi IMB,” jelasnya.

Sebagai BUMD, lanjut Retno, harusnya dapat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam peningkatan PAD tersebut.

“Kami minta kepada Bapak Bupati lagi dan lagi, untuk kembali mengevaluasi kinerja Perumda Pasar Kertaraharja sebagai contoh ketaatan pelaksanaan aturan kepada masyarakat lainnya,” tegas Retno.

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi