• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Rabu, 22 Maret 2023
Banten24.com
  • Banten24.com
  • News
  • Seputar Banten
  • Peristiwa
  • Aneka Berita
  • Opini
No Result
View All Result
  • Banten24.com
  • News
  • Seputar Banten
  • Peristiwa
  • Aneka Berita
  • Opini
No Result
View All Result
Banten24.com
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Marak Peredaran Obat Keras di Tangerang, Ketum Perank: Saya Mendesak Pihak Kepolisian Tindak Tegas Penjual Serta Bekingnya

Kamis, 2 Maret 2023 21:32
Marak Peredaran Obat Keras di Tangerang
Share on FacebookShare on Twitter

Marak Peredaran Obat Keras di Tangerang, Ketum Perank: Saya Mendesak Pihak Kepolisian Tindak Tegas Penjual Serta Bekingnya

TANGERANG – Bebasnya sejumlah toko obat di Kabupaten Tangerang, menjual obat keras yang masuk dalam kategori golongan G terkesan adanya pembiaran dari instansi Pemerintah terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH). Pasalnya, toko obat berkedok kosmetik itu dengan begitu bebasnya menjual obat keras seperti, Excimer, Tramadol dan beberapa obat keras lainnya.

Hasil investigasi wartawan pada Jumat, (13/5/2022), pun semakin menguatkan mudahnya mendapatkan obat keras golongan G tersebut yang seharusnya untuk mendapatkan obat-obatan keras itu perlu adanya resep dokter dan bisa didapatkan di apotek, namun hal itu bisa mudah didapatkan pembelinya di toko obat keras berkedok toko kosmetik.

Seperti yang terpantau di salah satu toko obat yang berlokasi di kampung Cangkudu, Desa Suka Jaya, Kecamatan Sukamurni, Kabupaten Tanggerang. Saat wartawan mengkonfirmasi penjaga toko mengakui dirinya sudah berkoordinasi dengan AK.

“Kita sudah koordinasi dengan AK soal uang kordinasi ke AK itu urusan bos saya”, ungkap Fery Penjaga toko. Jumat, (13/5/2022) sore.

Marak Peredaran Obat Keras di Tangerang

Dalam sehari Fery bisa meraup omset penjualannya paling kecil dua juta perhari, itupun masih belum dibagi sama yang lain, banyak juga yang datang ke toko.

“Iya bang omset saya dalam sehari paling dapat dua juta perhari, tapi itu masih kotor belum termasuk pengeluaran sehari-hari, paling kecil dalam sehari kita ngeluarin sembilan ratus ribu”, sambung Fery.

Wartawan pun mencoba mencari sumber lain yakni beberapa anak muda pengguna obat keras tersebut. Umumnya sumber mengaku sangat mudah mendapatkan obat-obatan tersebut.

“Mudah kok Mas. Tinggal datang saja ke toko pasti dikasih. Kita juga enggak pernah diminta resep dokter saat beli obat itu,” papar sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Tingginya peredaran obat keras di Kabupaten Tanggerang mendapat sorotan dari Ketua Umum Perkumpulan Anti Narkotika (Perank) Tb Usman Sastrawijaya, Bahwa maraknya peredaran obat golongan G yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan dan menyamarkan tempat usahanya untuk menjual obat-obat keras tersebut. Hal itu karena masih banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi jenis obat tersebut untuk disalahgunakan, seharusnya untuk mendapatkan obat golongan G harus dengan resep dokter.

“Saya sangat menyayangkan jika masih ada pihak yang menjual obat tersebut, saya khawatir pembeli atau pengguna obat itu dari kalangan remaja generasi-generasi penerus bangsa yang jadi korbannya. Ini sangat berbahaya dan dapat merusak fisik, mental dan sosial. Karena dampak penggunaan tramadol dan excimer membuat si pemakai ngamplong alias bloon. fisik tidak terurus, jadi pembohong ulung dan selalu hidupnya membuat masalah,” tutur Tb Usman

“Contohnya masalah dalam pendidikan hancur, keharmonisan di keluarga hancur, yah itu gara gara dampak dari obat tersebut. Kasihan orang tua yang sudah susah payah mendidik anaknya yang akhirnya hancur gara-gara obat obatan. coba lah bertobat wahai para penjual obat obatan, jangan engkau racuni generasi penerus bangsa ini. Orang yang menjual narkoba adalah penghianat bangsa, karena mereka merusak generasi-generasi cemerlang penerua bangsa,” imbuh Tb Usman.

Lanjut Tb Usman, Untuk itu selaku Ketua Umum DPP Perank Indonesia (Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Anti Narkotika Indonesia) mendesak agar pihak Kepolisian untuk bertindak tegas atas maraknya peredaran obat Golongan G yang ilegal ini, baik kepada penjual maupun oknum bekingnya, Selain itu saya juga meminta kepada BPOM untuk lebih optimal dalam melakukan pengawasan peredaran obat keras ini. Jelas ini adalah sebuah pelanggaran hukum yang bertentangan dengan UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dan aturan hukum lainya.

“Saya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengawasan peredaran obat-obatan terlarang, dengan memberikan infomasi kepada pihak terkait, jika kita mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang golongan G maupun narkotika. Ayo lindungi diri, dan lindungi keluarga kita dari jahat nya narkoba,” tutup Tb Usman. (red)

Tags: kriminal

TERKINI

Potongan Kaki Korban Mutilasi
Peristiwa

Diduga Potongan Kaki Korban Mutilasi di Bogor Kembali Ditemukan di Pasirbolang, Ini Penjelasan Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa

20 Maret 2023
Potongan Kaki Manusia Kembali Ditemukan di Kali Cimaceri Pasir Bolang
Headline

Potongan Kaki Manusia Kembali Ditemukan di Kali Cimaceri Pasir Bolang

20 Maret 2023
Warung di Jalan Raya Serang Bojong Cikupa Hancur Dihantam Truk
Peristiwa

Warung di Jalan Raya Serang Bojong Cikupa Hancur Dihantam Truk

7 Maret 2023
Korban Tewas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Terus Bertambah
Peristiwa

Korban Tewas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Terus Bertambah

4 Maret 2023
Depo Pertamina Plumpang Koja Kebakaran
Peristiwa

Depo Pertamina Plumpang Koja Terbakar, Petugas Damkar Sebut Ada Korban

3 Maret 2023
BPBD
Peristiwa

BPBD Sambangi Korban Bencana Angin Puting Beliung Sukadiri dan Mauk

21 Februari 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Tim Pemenangan Anies

Tim Pemenangan Anies ‘Amanat Indonesia’ Gelar ‘OPUNG’ di Palmerah

21 Maret 2023
Potongan Kaki Manusia Kembali Ditemukan di Kali Cimaceri Pasir Bolang

Potongan Kaki Manusia Kembali Ditemukan di Kali Cimaceri Pasir Bolang

20 Maret 2023
Pawai Obor Katar Unit RW 09 Grogol Meriah

Pawai Obor Katar Unit RW 09 Grogol Meriah

22 Maret 2023
PT Waskita Karya

PT Waskita Karya Bantu Pembangunan Masjid Baitul Mukminin Pabuaran Tigaraksa

13 Maret 2023
Pasha Ungu Jalan Kaki Ikut Pawai Obor Bareng Warga Jembatan Besi

Pasha Ungu Jalan Kaki Ikut Pawai Obor Bareng Warga Jembatan Besi

21 Maret 2023
Soal Maraknya Galian Tanah

Soal Maraknya Galian Tanah, Dinas ESDM Banten: Secara Tata Ruang di Kabupaten Tangerang itu Tidak Diperbolehkan

20 Maret 2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Kontak
Call us: +62 813-8483-8679

© 2023 Banten24.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Headline
  • News
  • Seputar Banten
  • Peristiwa
  • Aneka Berita
  • Opini
  • Iklan

© 2023 Banten24.com - All Right Reserved

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?