Connect with us

Seputar Banten

Merasa Tidak di Tanggapi, Puluhan Pedagang Pasar Cisoka Adukan Pemkab Tangerang ke DPR RI dan Komnas HAM

Tayang

-

Redaksi

Merasa Tidak di Tanggapi, Puluhan Pedagang Pasar Cisoka Adukan Pemkab Tangerang ke DPR RI dan Komnas HAM

BANTEN24.COM. TANGERANG – Puluhan Pedagang Pasar Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang didampingi sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang Anti Penindasan dan Pemagaran (Anti Pagar), melakukan pengaduan ke DPR RI dan Komnas HAM.

Pengaduan ini dilakukan karena tidak ditanggapinya keluhan para pedang oleh Bupati Tangerang, terkait pemagaran Pasar Cisoka oleh Perumda Niaga Kerta Raharja (NKR).

“Pengaduan Ke Komnas Ham dan DPR RI ini, kami lakukan karena Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak menanggapi keluhan kami, padahal kami sudah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa terhadap penolakan atas pemasangan pagar di depan kios para pedagang,” kata Ato, Selasa (7/9).

Menurut Ato, pemasangan pagar yang dilakukan pihak Perumda Niaga Kerta Raharja (NKR) akan melumpuhkan para pedagang yang lokasinya arah keluar Pasar Cisoka. Padahal tanah tesebut hak milik, bersertifikat, rutin bayar pajak, dan tempat mencari nafkah yang seharusnya diperhatikan oleh pemerintah daerah.

“Saat ini tempat kami ditutup akses keluarnya, tempat mencari nafkah. Kami minta keadilan kepada DPR RI dan Komnas HAM karena Pemkab Tangerang tidak mau mendengarkan keluhan kami,” tegasnya.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Tangerang Anti Penindasan dan Pemagaran (Anti Pagar), Firmansyah, mengungkapkan, Mahasiswa mendampingi masyarakat pedagang pasar cisoka untuk melaporkan ke Komnas HAM, karena ada ketidak adilan yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Isi dalam pelaporan kami menyampaikan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh BUMD Kabupaten Tangerang, dan kami akan tetap mengawal persoalan ini sampai selesai,” ungkapnya.

“Kami meminta Komnas HAM untuk segera menindak lanjuti laporan ini, dalam penanganan pelanggaran HAM yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten,” sambung Firman.

Perlu diketahui, sudah beberapa kali pedagang Pasar Cisoka melakukan unjuk rasa terkait penolakan pemagaran pasar Cisoka, namun hingga kini belum mendapat tanggapan dari Pemkab Tangerang. (heri/banten24)