Connect with us

Seputar Banten

Pedagang Blok GK Pasar Balaraja Sentiong Diminta Kosongkan Kios, LSM Kompak: Ada Apa? Apa Alasannya?

Tayang

-

Oleh

Pedagang Blok GK Pasar Balaraja Sentiong Diminta Kosongkan Kios

Kab Tangerang – Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) meminta para pedagang Blok GK Pasar Balaraja Sentiong Kabupaten Tangerang untuk membenahi dan mengosongkan ruang dagang atau kios masing-masing, hingga batas waktu yang diberikan sampai tanggal 7 Maret 2021.

Hal itu tertuang dalam Surat Himbauan yang disampaikan pada tanggal 18 Februari 2021, menindaklanjuti Surat Perumda Pasar NKR Nomor: 539/0550-Perumda/2020 Tanggal 20 Oktober 2020 Perihal Pemberitahuan.

Dalam isi surat itu juga disebutkan, bagi para pedagang yang berminat atau berkeinginan berjualan lagi di Pasar milik Perumada Pasar NKR, maka dipersilahkan untuk mengambil ruang dagang yang masih tersedia di Pasar Balaraja Sentiong, atau dapat menghubung PT Andita Mas.

Terkait hal itu, LSM Kompak mempertanyakan alasan pihak Perumada Pasar NKR yang meminta para pedagang di Blok GK untuk mengosongkan kios masing-masing.

“Apa alasannya para pedagang diminta mengosongkan kiosnya, ada apa?,” kata Retno Juarno, Ketua LSM Kompak. Rabu (24/2/2021).

Menurut Retno, para pedagang tersebut tidak mengganggu lalu lintas, tambah lagi saat ini kondisi masih dalam situasi pandemi, seharusnya pihak Perumda Pasar NKR melihat kondisi pedagang.

“Mereka tidak mengganggu lalu lintas, kalau dalihnya untuk penataan, ya jangan sepihak, semua di tata, apalagi di situasi pandemi seperti ini, jangan membela kepentingan investor saja tapp coba lihat kondisi pedagang saat ini, guna memulihkan ekonomi,” tegas Retno.

Baca juga: Dewas Urus IMB Pasar Cisoka, LSM Kompak Tanggapi Begini

Sementara itu, Ketua Serikat Pedagang Kecil DPC Kecamatan Balaraja, Chaerullah, saat dikonfirmasi Banten24.com mengatakan, para pedagang Pasar Sentiong siap direlokasi ke tempat yang baru, dengan catatan ada kesepakatan.

“Para pedagang siap direlokasi tapi dengan catatan harus ada kesepakatan antara para pedagang Blok GK, Perumda NKR dan PT Andita Mas,” kata Chaerullah, Kamis (25/2/2021).

Chaerullah menambahkan, para pedagang berharap lokasi ruang dagang yang baru bertempat di lahan kosong pasar Sentiong seluas + 6.000 m2. Para pedagang juga siap menempati ruang dagang baru yang sudah disepakati.

“Para pegadang meminta akses jalan utama, yaitu Jalan Raya Kresek harus tetap menjadi akses masuk jalan utama,” ujarnya.

Sambil menunggu ruang dagang yang baru, lanjut Chaerullah, para pedagang meminta lokasi sekarang di Blok GK menjadi lokasi dagang sementara hingga lokasi dagang baru terbangun.

Lebih lanjut Chaerullah menjelaskan, harga jual ruang dagang yang akan ditetapkan di lokasi yang baru harus melalui kesepakatan antara pedagang, perumda NKR dan Developer.

“Pedagang meminta fasilitasi dan pendampingan musyawarah sekaligus sosialisasi antara perumda NKR, PT Anditas Mas dan para pedagang,” pungkasnya.