Connect with us

Seputar Banten

Pemkab Tangerang Sulap Gedung Bersama Keagamaan Jadi Rumah Singgah Covid-19

Tayang

-

Redaksi

Pemkab Tangerang Sulap Gedung Bersama Keagamaan Jadi Rumah Singgah Covid-19

Banten24.com – Pandemi Covid-19 yang biasa di sebut wabah Corona Virus Desease terus melanda Kabupaten Tangerang, tak sedikit masyarakat menjadi korban baik kesehatan, Ekonomi dan hingga merenggut korban jiwa.

Dalam upaya penanganan pencegahan penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Satgas Kecamatan Legok menyiapkan rumah singgah atau Pondok Singgah Karantina Covid-19 di wilayah Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

“Kita meninjau kesiapan Rumah Singgah bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di setiap Kecamatan-kecamatan,” tutur Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar saat meninjau Pondok Karantina Covid-19. Minggu, (4/07/2021).

Pemkab Tangerang Sulap Gedung Bersama

Di Kecamatan Legok ada gedung bersama keagamaan yang disulap menjadikan rumah singgah, yang diperuntukan merawat pasien Covid-19 dengan pasien OTG. Hal ini selain penanganan langsung, dan meringankan beban rumah sakit, dan rumah singgah Hotel Yasmine yang saat ini penuh merawat pasien Covid-19.

“Mudah-mudahan Rumah singgah ini cukup membantu masyarakat yang sedang melalukan isolasi mandiri dirumah, kita siapkan tempatkan yang layak bagi mereka dan aman agar tidak membahayakan keluarganya,” kata Bupati Tangerang.

Baca juga: Pimpin Apel Gelar Pasukan PPKM Darurat, Bupati: Ini Semua Demi Kemanusiaan

Camat Legok Cucu Abdurrosied menambahkan, untuk rumah singgah atau Pondok singgah ini di desain untuk karantina para pasien OTG yang saat ini banyak di rumah-rumah masyarakat permukiman padat penduduk.

“Saat ini sudah ada 72 orang yang ingin segera mengisi pondok singgah ini, namun kita persiapkan dua tiga hari ini sudah merawat pasien OTG,” ujar Cucu.

Sebelumnya ini merupakan Kantor Kecamatan yang dijadikan Gedung Bersama Keagamaan, saat ini kita sulap menjadi rumah singgah covid-19 yang kapasitas pondok singgah ini sebanyak 30 orang dilengkapi tempat tidur, kursi dan toilet terpisah untuk pria dan wanita. Personil yang akan diturunkan sekitar 30 hingga 50 orang termasuk tenaga medisnya.

“Fasilitas yang disiapkan mulai tempat tidur, kipas anging, toilet, dapur umum hingga perlengkapan medisnya,” tutur camat Legok.

Saat ini data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kasus konfirmasi isolasi sebanyak 507 orang, masih banyak yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah-rumah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.