Connect with us

News

Penataan Hukum Oleh Pemerintah Sudah Baik, Tapi Masih Ada Oknum yang Harus di Tertibkan

Tayang

-

Oleh

Banten24.com – Dunia Advokat semakin banyak diminati oleh kaum hawa yang telah memberikan banyak lika liku yang penuh tantangan dan terjangan dalam dunia hukum di Indonesia.

Ini yang dirasakan perempuan muda kelahiran Subang tahun 1990, yang merupakan salah satu anak bangsa dalam dunia hukum Indonesia.

Evon Putri Susanti SH Mkn, yang juga Pendiri kantor Evon Cordelia & Partners, berbicara tentang hukum Indonesia saat ini.

“Upaya pemerintah menata hukum Alhamdulilah sudah baik, jadi kita benar- benar dihadapkan dengan sebuah proses yang benar- benar berproses, ujar Evon saat dihubungi di Kantornya di Jakarta, pada 14 juni 2021 lalu.

Evon mengenal dan berkecimpung dunia hukum sejak masa- masa awal kuliah, di karenakan dosen- dosen tempat menempuh pendidikan banyak yang berprofesi sebagai pengacara dan Notaris.

Menurut Evon, membela sesuatu itu bukan bicara menang atau kalah, tapi bicara tentang hak klien yang harus di bela, di raih sesuai haknya.

“Kasus- kasus di Indonesia saat ini sudah sangat banyak sehingga ruang pengadilan, ruang sidang full setiap harinya, sekarang jika ingin di periksa bergantian dengan rekan- rekan yang lain,” ujar Evon.

Evon menambahkan, jika ada yang mengatakan hukum kita tidak adil, sebenarnya itu oknumnya yang tidak benar, pemerintah sudah luar biasa, pemerintah mendukung sekali para penegak hukum menyelesaikan perkara- perkara sesuai dengan koridornya.

“Jadi jangan ada lagi pemberitaan yang terbaca dan terdengar bahwa hukum itu runcing ke bawah dan tumpul keatas, kami sebagai penegak hukum sedih mendengarnya, kami sebagai pelaku penasehat hukum yang membela hak – hak klien sudah berjuang keras, tapi, memang kami tidak menutup mata, bahwa tidak sedikit ada oknum- oknum yang berbuat tidak baik,” kata dia.

Evon mengungkapkan, kegiatan – kegiatan atau kasus yang di tangani Evon Cordelia & Partners, adalah, saat ini sedang menangani konflik pertanahan.

“Klien- klien mungkin melihat saya MKn (sarjana strata 2 jurusan kenotariatan), kasus- kasus yang kami tangani sengketa- sengketa tanah adat, tanah waris, serta kasus- kasus penipuan dan penggelapan, Alhamdullilah selama berpekara, kami tidak ada kendala- kendala semua baik dan koperatif, baik dari klein, dari terlapor, dari pelapor semua koperatif,” ungkapnya.

Evon yang tergabung dalam wadah organisasi penegak hukum PERADMI (Perkumpulan Advokat Muslim Indonesia) sebagai salah satu pendiri dan juga sebagai bendahara umum organisasi tersebut.

“Kami berharap para penegak hukum, untuk lebih menegakkan atau mengedepankan kebenaran, Semoga hukum di Indonesia memiliki wibawa, bahwa hukum adalah hukum, dan hukum itu adil,” tandasnya.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *