Connect with us

Seputar Banten

Penutupan Destinasi Wisata Banten, Gagalnya Sosialisasi Prokes Berwisata dan CHSE Di Banten

Tayang

-

Oleh

Penutupan Destinasi Wisata Banten, Gagalnya Sosialisasi Prokes Berwisata dan Chse Di Banten
Foto: Istimewa

Banten24.com – Pegiat pariwisata Kabupaten Tangerang Bagus Rijal menilai, penutupan destinasi wisata diwilayah provinsi Banten adalah langkah panik akibat minimnya persiapan pemerintah Provinsi Banten mensiasati wisatawan pada masa libur hari raya.

Seperti persiapan sosialisasi dan pengetatan protokol kesehatan (prokes) berwisata, persiapan penerapan pembatasan hingga 50% pengunjung di destinasi wisata, hingga pemantauan langsung ditempat wisata.

“Belum lagi, menjadi tanda bahwa konsep CHSE tak berjalan dengan baik di destinasi wisata provinsi Banten,” kata Bagus, Minggu (16/5/2021).

Bagus, yang juga Ketua Yayasan Anak Bahari ini, mencontohkan membludaknya destinasi wisata di Tanjung Kait. Lanjut Bagus, kita sepakat jika wisatawan berenang di Pantai, memang tak akan bisa menerapkan protokol kesehatan, tapi ia memandang disini diperlukan peran pemerintah untuk mengatur tanpa langsung menutup.

“Semisal pengunjung di Pantai tidak diperbolehkan berenang, hanya bisa menikmati kuliner di Pantai, sehingga protokol kesehatan berwisata tetap bisa dijalankan. itu lebih fair, Ekonomi masyarakat di sekitar tempat wisata masih bisa bernafas,” ujarnya.

Masih menurut Bagus, keputusan berani pemerintah Provinsi Banten dalam menutup wisata dalam hal penanggulan Covid-19 terbilang setengah-setengah.

“Destinasi wisata itu luas, wisata alam, wisata ziarah, agrowisata, hingga wisata belanja, kalau memang menutup seluruh destinasi wisata, tutuplah hingga ke destinasi wisata belanja. Sehingga tidak terjadi riak ketimpangan di masyarakat,” tandasnya.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Bupati Tangerang Tutup Kawasan Wisata Tanjung Pasir

Seperti diketahui, Usai sejumlah destinasi wisata Banten dipadati wisatawan tanpa protokol kesehatan (prokes) dan kemacetan total di sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata. Pemerintah Provinsi Banten mengeluarkan keputusan tentang penutupan sementara destinasi wisata di wilayah provinsi Banten untuk mencegah penularan Covid-19, pada Sabtu (15/5/2021).

Instruksi Penutupan tersebut dampak dari membludaknya wisatawan di beberapa destinasi wisata, baik wisata alam, wisata ziarah, hingga wisata belanja di Provinsi Banten.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor556/901-Dispar/2021, tentang penutupan lokasi wisata di Banten. Penutupan Seluruh Destinasi Wisata di Banten tersebut terhitung mulai tanggal 15 – 30 Mei 2021.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *