Connect with us

Seputar Banten

Perguruan Pencak Silat Putra-Putri Perumahan Grand Pasirnangka Sukses Gelar Atraksi

Tayang

-

Redaksi

Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Perumahan Grand Pasirnangka foto bersama dengan Ketua RW 005, Endang Sunandar dan Ketua RT 006/005 Arys Maulanasyah, S.Kom. Selasa (17/8/2021).

BANTEN24.COM, TANGERANG – Ada yang berbeda saat perayaan HUT RI ke-76 kali ini, warga perumahan Grand Pasirnangka Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang disuguhi atraksi Pencak Silat putra-putrinya dari Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Pada atraksi pencak silat ini, anak-anak melakukan atraksi tanding (fight) dengan senjata yang digunakan adalah toya (tongkat) dan golok, serta atraksi seni jurus tunggal.

Para warga tampak terkesima menyaksikan atraksi pencak silat putra-putrinya tersebut, walaupun menegangkan sepanjang pertunjukan, tetapi bisa menghibur dan memukau warga Perumahan Grand Pasirnangka.

Romadon, Pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, mengungkapkan kegembiraannya atas pagelaran atraksi yang digelar secara sederhana ini.

“Anak-anak telah berlatih keras dan mempersiapkan atraksi ini secara matang, karena baru pertama kali anak-anak melakukan atraksi di depan orang tua mereka, dan warga Perumahan Grand Pasirnangka,” ungkap Romadon yang akrab disapa Adon.

Perguruan Pencak Silat Putra-Putri Perum Grand PasirnangkaSementara, Ketua RT 006/005 Arys Maulanasyah, selaku pembina dan penanggungjawab Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia mengatakan, atraksi yang dilakukan anak-anak ini dalam rangka menyemarakan HUT Kemerdekaan RI Ke-76.

Arys juga memberikan apresiasinya kepada anak-anak yang menampilkan atraksi pencak silat di depan warga Perumahan Grand Pasirnangka yang dihadiri Ketua RW 005, Endang Sunandar.

“Acara ini membanggakan kita semua karena Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia adalah beladiri asli Bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Saya senang dan bangga melihat penampilan anak-anak kita memperagakan jurus-jurus dan melakukan atraksi yang cukup menghibur warga perumahan,” kata Arys.

Arys juga tidak memungkiri, masih banyak kekurangan serta ketersediaan sarana pendukung seperti alat-alat masih menjadi salah satu permasalahan karena kurangnya anggaran.

“Saya berharap semoga ada perhatian lebih dari Pemerintah untuk memajukan kesenian ini, dan juga semoga ada pihak-pihak yang mau membantu menjadi donatur, karena kami memang sangat membutuhkan peralatan untuk menunjang performa kami,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua RW 005 Endang Sunandar menyampaikan, dengan seni bela diri pencak silat itu diharapkan semakin meningkatkan ajang silaturahmi karena menurutnya, pencak silat merupakan simbol persatuan dan kesatuan.

“Dengan bela diri pencak silat kita bisa bersilaturahmi, dan seni bela diri ini merupakan simbol persatuan dan kesatuan bangsa, serta salah satu seni bela diri yang ada di Negara ini yang harus kita lestarikan, khususnya di Kecamatan Tigaraksa,” ujarnya. (Hy/b02)

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *