Connect with us

Seputar Banten

Polda Banten akan Laksanakan Pra E-Tilang pada 1-31 Maret 2021

Tayang

-

Redaksi

Polda Banten akan Laksanakan Pra E-Tilang pada 1-31 Maret 2021

Serang – E-Tilang yang merupakan salah satu program 100 hari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, rencananya akan berlaku efektif pada 4 April 2021 mendatang. Menindaklanjuti program tersebut, Polda Banten akan melaksanakan pra E-Tilang pada 1-31 Maret 2021.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudi Purnomo mengatakan Pengendara yang melanggar lalu lintas akan terpantau kamera pengintai alias CCTV yang dipasang di jalan tertentu. CCTV akan mengirimkan data pengendara berupa plat nomor kendaraan kepada petugas di pusat informasi.

“Warga Banten diharapkan menyiapkan diri untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan alat pengaman berkendara, data kendaraan akan terekam dan bentuk pelanggaran akan ditentukan sesuai pasal yang berlaku. Kemudian bukti tilang kendaraan akan dikirim melalui kantor pos ke alamat pemilik kendaraan,” kata Rudi di Mapolda Banten, Jum’at (5/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Rudi menerangkan bahwa Pemilik kendaraan kemudian bisa memproses tebus tilang melalui Kejaksaan Negeri setempat. Dari sana melalui Bank BRI pelanggar bisa membayar denda pelanggaran.

“Titik pantau kamera CCTV untuk e-tilang akan dipasang di tiga titik Kota Serang. Pertama di Jalan Veteran. Kedua Jalan Pantura hingga Jalan Ahmad Yani. Jalan Jendral Sudirman hingga Jalan Pantura ke Sumur Pecung, Kota Serang, ” terang dia.

Baca juga : Dirbinmas Polda Banten Berikan Penghargaan Kepada Pemenang Lomba Kampung Tangguh Kalimaya dan LKBA Tahun 2020

Dalam proses e-tilang, lanjut Rudi, pihaknya tidak memerlukan petugas di lapangan. Tidak ada proses menghentikan kendaraan. Proses tilang relatif lebih aman untuk pengendara.

“Saat ini, pihak Ditlantas Polda Banten tengah menyiapkan infrastruktur untuk e-tilang dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan, pihak bank dan Dinas Pendapatan Daerah,” kata Rudi.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, bahwa Bentuk pelanggaran yang akan ditindak dalam tilang elektronik atau e-tilang antara lain tidak mengenakan helm, melebihi batas kecepatan, melanggar lampu merah, menerabas Marka jalan.

Baca juga : Usai Kunjungi PBNU dan Muhammadiyah, Kapolri Sowan ke Rabithah Alawiyah

“Bentuk pelanggaran secara visual akan dikirim dengan tampilan diperbesar (zoom) kepada pelanggar. Jika e-tilang ini berlaku efektif, maka kedepan tidak ada lagi razia kendaraan yang dilakukan secara konvensional,” ujar Edy.

Dalam kesempatan itu, Edy mengimbau kepada masyarakat untuk tertib berlalulintas dan melengkapi surat-surat kendaraan saat berkendara.

Sumber : Polda Banten
Editor : Rizki Purnama