Info PemkabSeputar Banten

Polemik Antara Pemprov dengan Bank Banten Soal DBH Pajak, Pemkab Serang Nyatakan tak mau Terlibat

Serang – Pemkab Serang menyatakan tidak akan mengakui Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) bulan Februari 2020 sebagai piutang ataupun deposito.

Pemkab Serang akan mengakui realisasi dana tersebut apa adanya, sesuai dengan yang masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Serang.

“Terkait dengan Rp12,7 miliar yang mengendap di Bank Banten, itu posisinya memang belum kami terima. Untuk itu, kami akan serahkan ke BPK, apakah akan diakui sebagai piutang atau bagaimana dalam LKPD 2020 kami, tentunya setelah hasil konsultasi kami dengan BPK,” jelas Kepala Sub Bidang Perumusan BPKAD Kabupaten Serang, Jagat, Rabu, 20 Januari 2021.

Menurut Jagat, dalam Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 71 Tahun 2010, banyak persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa dianggap DBHP itu sebagai piutang.
Kalaupun ada proses penawaran dan lobi yang dilakukan oleh pihak Bank Banten terkait hal itu, tapi karena ini menyangkut keuangan daerah pihaknya tidak bisa asal menyetujuinya.

“Masalah DBHP ini beda halnya dengan piutang pajak atau pihak ketiga, banyak item yang harus kita penuhi dulu,” ujarnya.

Diakui Jagat, berdasarkan aturan tata kelola aturan keuangan, piutang itu setidaknya harus ada hitam di atas putih. Di sana dijelaskan penyebabnya seperti apa, ada peristiwa apa, untuk kemudian disepakati kedua belah pihak.

“Kami sendiri sebenarnya tidak tahu permasalahan antara Pemprov Banten dengan Bank Banten itu seperti apa, tapi anehnya kok imbasnya sampai membawa-bawa kami kaupaten dan kota,” tuturnya.

Berdasarkan hasil Rekon yang barusan diikuti, Jagat menambahkan, mayoritas dari BPKAD kabupaten dan kota menyepakati DBH itu tidak kami akui sebagai realisasi, dan tidak akan mengakui sebagai penyertaan modal, meskipun sebagian ada yang mengakui sebagai piutang.

“Ya, itu merupakan kebijakan masing-masing daerah, kalau Kabupaten Serang sudah jelas menolak,” tegasnya. (pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi