Connect with us

Peristiwa

Rapat Pleno Katar Kecamatan Kosambi Dinilai Cacat Hukum dan Ilegal

Tayang

-

Rapat Pleno Karang Taruna Kecamatan Kosambi Dinilai Cacat Hukum dan Ilegal

Banten24.com – Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Kosambi, Zamroni, menolak keras dengan adanya Rapat Pleno pembentukan Plt Ketua Katar Kecamatan pada Selasa kemarin (30/3/2021).

“Saya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Kosambi, prihatin dengan pemberitaan di media terkait Plt Karang Taruna Kecamatan Kosambi,” kata Zamroni, Rabu (31/3/2021).

Menurut dia, Karang Taruna adalah Organisasi Sosial, sejatinya setiap Kader Karang Taruna harus memiliki jiwa yang berbudi luhur.

“Saya di bilang tidak aktif selama 4 tahun, silahkan saja akses di Akun FB tentang Kegiatan-kegiatan Karang Taruna Kecamatan Kosambi yang saya Pimpin,” ujar Roni sapaan akrab Zamroni.

“Kalo dibilang di setujui 8 Desa, itu juga bohong,” sambungnya.

Baca juga: Rakor Katar Memanas, Retno Juarno Desak Ketua Katar Kabupaten Tangerang di Evaluasi

Zamroni mengaku sudah komunikasi dengan beberapa desa yang ada di Kecamatan Kosambi yang turut serta di dalam kegiatan itu, pada dasarnya mereka pun tidak ingin hal ini terjadi, sejauh ini, lanjut dia, persahabatan masih terjalin dengan baik, karena itu esensinya.

“SK saya habis di tahun ini, silahkan saja bagi setiap pengurus baik itu pengurus Desa/Kelurahan atau pengurus di Kecamatan mencalonkan diri, pada waktu dan tempat yang sesuai ketentuan yang berlaku, kaitan kumpulan yang ada di berita saya malah bingung itu Rapat Pengurus Pleno apa Rapat Kerja, atau Rapat apa???,” ucap Zamroni.

Menurut Zamroni, semua Forum Pertemuan di Karang Taruna itu ada mekanismenya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

“Kalo memang ngebet jadi Ketua, datang aja baik-baik ke rumah, pasti saya kasih ko, gak usah begitu begitu yang pada dasarnya menciderai organisasi yang bertajuk salam kesetiakawanan Sosial,” tutup Zamroni.

Editor: Herru Susanto