Connect with us

Seputar Banten

Rencana LSM BP2A2N ‘Geruduk’ Kantor Dinas Perkim Kamis Besok Batal

Tayang

-

Redaksi

BANTEN24.COM, TANGERANG – LSM BP2A2N berencana akan mengerahkan massa mendatangi kantor Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (DPPP) Kabupaten Tangerang, pada Kamis besok (5/8/2022).

Rencana aksi geruduk ke kantor Dinas yang beralamat di Jalan Atiek Suwardi Puspemkab Tigaraksa, untuk menyikapi maraknya dugaan jual beli proyek fisik penunjukan langsung (PL).

Namun rencana aksi damai LSM BP2A2N besok itu nampaknya dibatalkan padahal surat pemberitahuan nomor ; 079/DPC/BP2A2N/VIII/2021 perihal aksi unjuk rasa damai yang ditanda tangani Ketua LSM Ahmad Suhud dan ditujukan kepada Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Tangerang sudah dikirimkan dan diterima Satuan Intelkam Polresta.

“Awalnya kami akan geruduk kantor Dinas Perkim besok Kamis, tapi dibatalkan karena tadi siang dari pihak Perkim mengajak bertemu dengan difasilitasi pa Kanit dari Intelkam Polresta, alasannya karena PPKM jadi aksi kami tidak diizinkan dan diterima dialog oleh Sekdis Perkim pa Ubeidillah,” ungkap Ahmad Suhud.

Diungkapkan Ahmad Suhud, rencana aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dimuka umum LSM nya itu dipicu maraknya dugaan jual beli proyek di Dinas Perkim.

“Kami sudah memiliki bukti saksi siapa orang dalam dinas yang jadi makelar proyeknya,” ujar Ahmad Suhud yang dikenal juga sebagai Sekretaris Lapbas Kabupaten Tangerang itu.

Batalnya aksi itu menurut Ahmad Suhud, karena dari pihak Perkim yang diwakili Sekdisnya berjanji akan menindaklanjuti aspirasinya terutama menindak bila benar ada anak buahnya yang jadi makelar proyel PL.

“Sekdis Perkim tadi mengucapkan terima kasih kepada kami yang awalnya mau melaksanakan aksi Damai tapi mau duduk bersama dialog musyawarah tanpa adanya aksi,” ucap Ahmad Suhud serius.

Diungkapkannya, dalam pertemuan dialog interaktif yang durasinya sekitar 1 jam lebih di ruang Sekdis itu berjalan cukup santai dan disaksikan Kanit Sosbud Sat-Intelkam IPDA Samsudin dan anggotanya.

“Pa Sekdis berjanji akan menyampaikan ke kadis Perkim, kita liat nanti kalo tidak ada perubahan berarti fungsi sosial control masyarakat akan kami jalankan,” pungkasnya. (b02)

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *