Connect with us

Peristiwa

Satu Hektar Satu Kecamatan, Solusi Pengembang Indonesia dalam Tuntaskan Backlog Program 1 Juta Rumah Saat Pandemi

Tayang

-

Oleh

satu hektar satu kecamatan, solusi pengembang indonesia dalam tuntaskan backlog program 1 juta rumah saat pandemi

Serpong – Bertempat di Ballroom Hotel Santika Bumi Serpong Damai, Pengembang Indonesia mengadakan Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) dan Rapat Kerja Nasional II (Rakernas II) Pengembang Indonesia 2020.

Acara dihadiri pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembang Indonesia yang ada di 20 provinsi di Indonesia, dan yang menghadiri acara ini sekitar sepuluh DPD dan sisanya mengikuti melalui daring.

“Insa Allah dalam acara ini akan di lakukan MoU dengan beberapa stakeholder seperti PGRI,” ujar Irwan Nurdin, Ketua Panitia acara Munassus dan Rakenas II Pengembang Indonesia 2020.

Irwan Nurdin yang juga Ketua DPD Pengembang Indonesia Provinsi Banten ini mengatakan, Ada beberapa hal yang harus di revisi dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Melalui tagline satu hektar satu kecamatan, Pengembang Indonesia ingin mendukung program pemerintah 1 juta rumah saat pandemi,” kata Irwan saat di temui Banten24.com disela-sela acara. Rabu (16/12/2020).

Irwan menambahkan, tujuan diselenggarakan Munassus dan Rakernas II adalah bentuk tanggung Pengembang Indonesia mengevaluasi kegiatan yang lalu sekaligus membuat program kerja kedepan dan memberikan pokok pokok pemikiran kepada pemerintah.

Program Unggulan dari Pengembang Indonesia sesuai dalam tagline satu hektar satu kecamatan di buat supaya semua terukur. Kalau diperkirakan satu kecamatan satu hektar itu 80 unit di tiap-tiap kecamatan, sehingga marketnya mudah dan untuk masalah pembiayaan itu tidak terlalu memberatkan perbankan,” jelas dia.

“Mungkin hanya membutuhkan 1 sampai 2 milyar saja. Kita menyadari tidak semua harus berkumpul di perkotaan sekaligus untuk melakukan pemerataan pembangunan, jadi yang bekerja di kecamatan tidak perlu tinggal di kota,” sambung Irwan.

Sementara itu, Ketua Umum Pengembang Indonesia Barkah Hidayat, menuturkan, program ini sudah mendapat sambutan yang luar biasa dari BPJS tenaga kerja dan lembaga keuangan.

“Alhamdulillah, program ini mendapat sambutan yang luar biasa dari BPJS tenaga kerja dan lembaga keuangan, kami berharap akselerasi di 2021 semakin meningkat,” ucap Barkah.

Kata Barkah, Organisasi sejenis ke 9 dari 20 dan sekarang sudah menempati posisi ke 4 dari sisi jumlah anggota, “kalau dari sisi rasio mungkin kami menempati posisi pertama,” pungkas Barkah Hidayat.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *