Connect with us

Seputar Banten

Sekda Buka Tangerang Junior League

Published

on

Sekda Buka Tangerang Junior League

BANTEN24, TANGERANG – Tangerang Junior League resmi dimulai, ditandai dengan tendangan pertama oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dititik tengah, pembukaan pertandingan perdana dilaksanakan di Stadion Mini Petal Kecamatan Sukadiri. Jumat (19/11/2021).

Guna mencari bibit Berbakat dalam sepak bola di Kabupaten Tangerang, Asosiasi PSSI Kabupaten Tangerang (ASKAB) menggelar Kompetisi Tangerang League Junior selama empat bulan dengan 28 Tim Sepak Bola.

Sekda Moch Maesal Rasyid mengatakan, Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan pembukaan kompetisi Tangerang Junior League, liga ini terbagi menjadi tiga golongan, yaitu dari usia 13 tahun,15 tahun sampai 17 Tahun.

“Kegiatan Tangerang Junior League ini diselenggarakan oleh Asosiasi PSSI Kabupaten Tangerang (ASKAB) Kabupaten, dengan mencari atlet sepak bola berbakat,” ungkap Sekda.

Lanjut Sekda, Pemerintah daerah dalam hal ini Bapak Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, Mengucapkan banyak terimakasih kepada ASKAB, yang telah melaksanakan kegiatan Kompetisi Tangerang Junior League. Ini merupakan upaya kita untuk mencari bibit – bibit berbakat, yang nantinya 4 sampai 5 tahun yang akan datang ada dari mereka yang menjadi pemain penuh Persita kebanggan masyarakat Tangerang.

“TJL merupakan pembinaan generasi sepak bola yang terus berjenjang, nantinya sebelum menjadi atlet profesional mereka harus di didik sedini mungkin akan disiplin, berlatih hingga berlaga di ajang liga,” tutur Sekda.

Ditempa yang sama Ketua Umum ASKAB Kabupaten Tangerang, Danil Ramdani mengatakan, Kegiatan Tangerang Junior League ini merupakan program unggulan dari Askab Kabupaten. Yang mana kegiatan ini adalah untuk mencari bibit-bibit berbakat, sekaligus merasakan bagai mana kompetisi untuk meraih prestasi gemilang.

“Ada sebanyak 28 Sekolah sepak bola (SSB) yang mengikuti kompetisi ini. alhamdulillah semua Atlet Tangerang League Junior ini sudah kami asuransikan BPJS Kesehatan,” kata Danil.

Selain asuransi kesehatan, dalam TJL ini pun menerapkan protokol kesehatan yang mana semua atlet sepak bola yang mengikuti harus sudah di vaksin, tidak diperkenankan membawa suporter mereka tetap protokol kesehatan.
“Protokol kesehatan kita jaga, vaksinasi atlet dan masuk offisial menggunakan aplikasi peduli lindungi karena masih kondisi pandemi covid-19 kita jaga bersama,” ucapnya. (heri/setda)