Beranda Seputar Banten Sekjen Badak Banten: Pasal Unjuk Rasa Menggerus Hak Konstitusional Warga dalam Menyampaikan...

Sekjen Badak Banten: Pasal Unjuk Rasa Menggerus Hak Konstitusional Warga dalam Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

Sekjen Badak Banten: Pasal Unjuk Rasa Menggerus Hak Konstitusional Warga dalam Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

Sekjen Badak Banten: Pasal Unjuk Rasa Menggerus Hak Konstitusional Warga dalam Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

TANGERANG – Resmi sudah Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) atau RUU KUHP disetujui menjadi UU alias KUHP Nasional dalam rapat paripurna. Namun demikian masih terdapat sejumlah materi yang menjadi sorotan masyarakat.

Seperti pengaturan tentang pasal unjuk rasa yang berpotensi menggerus hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum.

Sekjen Badan Aspirasi dan Apresiasi Kemajemukan (Badak) Banten, Hilman Sony Permana mengatakan, KUHP baru memuat ancaman pemidanaan baru terhadap aksi pawai, unjuk rasa, dan demonstrasi tanpa pemberitahuan. Tindakan tersebut dianggap mengganggu ketertiban umum sebagaimana tertuang dalam rumusan norma Pasal 256 KUHP terbaru.

“Pelanggaran terhadap Pasal 256 KUHP baru, diancam dengan pidana 6 bulan atau pidana denda paling banyak Rp10 juta, sepanjang aksi pawai, unjuk rasa, atau demonstrasi tanpa pemberitahuan dan dianggap mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Menurutnya, pasal tersebut semestinya memuat definisi yang lebih ketat terkait ‘mengganggu kepentingan umum’.

“Pasal ini berpotensi menjadi pasal karet yang bisa mempidana masyarakat yang melakukan unjuk rasa untuk menagih haknya,” ujar Hilman melalui keterangan yang diterima Banten24.com, Jumat (9/12/2022).

Menurut Hilman, UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum telah mengatur mengenai tata cara menyampaikan pendapat, yaitu dengan membuat surat pemberitahuan.

“Jadi dengan di sahkannya RUU KUHP jelas merupakan kepanikan negara terhadap sikap-sikap kritis masyarakat,” tandasnya. (heri)

SebelumnyaBaru dikerjakan, Jalan Cor Beton di Desa Cikuya Retak-Retak
BerikutnyaPawai Ta’aruf Meriahkan Pembukaan MTQ ke-1 Desa Tapos