Connect with us

Seputar Banten

Siapkan 15.000 Vaksin Pfizer, Maesyal Rasyid Tinjau Sentra Vaksinasi PMI Kabupaten Tangerang

Tayang

-

Redaksi

BANTEN24.COM, TANGERANG – Ketua Dewan Pembina Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug. Minggu (5/09/2021).

Pelaksanaan Vaksinasi 2juta dosis se Indonesia yang dikemas dengan Kickoff Prelauching vaksinasi yang dihadiri Bupati Tangerang pada Jumat lalu, masih berlangsung dengan sasaran 15 ribu dosis vaksin selama enam hari terus berlangsung hingga hari Rabu tanggal 8 September 2021.

“Hari ketiga vaksinasi di Kecamatan Curug, sasaran sebanyak 15 ribu vaksin Pfizer, berbagai komponen masyarakat mengikuti dengan protokol kesehatan,” ungkap Maesyal Rasyid.

Maesyal Rasyid mengatakan PMI terus melakukan vaksinasi untuk memperoleh kekebalan kelompok menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah di berbagai daerah khususnya Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang, masih dalam upaya mengejar sasaran untuk siswa/siswi divaksinasi dan melihat kondisi Covid-19 selama dua pekan ke depan agar lebih aman bagi semua, baik guru, murid dan masyarakat.

“Kejar dulu program vaksinasi kepada guru, siswa/siswi di sekolah agar nantinya PTM lebih aman tidak mengambil resiko yang terburuk, nanti kita simulasikan supaya PTM serentak,” kata Maesyal Rasyid yang juga Sekda Kabupaten Tangerang.

Ketua PMI Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan, sudah hari ketiga pelaksanaan vaksinasi PMI di Kecamatan Curug berjalan lancar, masyarakat Desa Kadu Jaya mendapatkan jadwal mereka berdatangan dengan tertib.

“Hingga siang ini sudah masuk 1400 orang yang tervaksinasi, setiap harinya sebanyak 2400 orang ikut divaksin,” tutur Soma.

Kolaborasi yang baik PMI dengan Kecamatan Curug, puskesmas, dan masyarakat untuk bersama-sama bangkit dari pandemi.

“Kita bangkit dari pandemi, bersama untuk melakukan vaksinasi mencegah di hulu agar kekebalan kelompok terus terbentuk,” ujar Soma.

Qiqi (27) warga Desa Kadu Jaya saat mengikuti vaksinasi mengaku dirinya takut dengan jarum suntik, namun karena kondisi saat ini yang membuat dirinya memberanikan diri ikut dalam vaksinasi.

“Awalnya takut, tapi Alhamdulillah sudah divaksin, semoga lebih sehat lagi dan beraktifitas kembali,” ungkapnya. (heri/banten24)

Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *