Beranda Headline Soal Polemik Lahan SMAN 30 Kabupaten Tangerang, Ketua FORTOMULYA Layangkan 2 Surat...

Soal Polemik Lahan SMAN 30 Kabupaten Tangerang, Ketua FORTOMULYA Layangkan 2 Surat ke Kejaksaan Tinggi Banten

Lahan SMAN 30 Kabupaten Tangerang, Ketua FORTOMULYA

Tangerang – Terkait polemik pengadaan lahan untuk pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang, di wilayah Kecamatan Sukamulya, kabupaten Tangerang, Ketua Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat Kecamatan Sukamulya (FORTOMULYA), Retno Juarno, mengaku telah melayangkan surat kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten.

Dijelaskan Retno, surat pertama dengan nomor : 004/FKTM-SKM/I/2023, perihal Permohonan Pengawasan atas Dugaan Adanya Penyimpangan Pada Proses Pengadaan Lahan Pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang. Dan surat kedua dengan nomor : 004/FKTM-SKM/I/2023, Perihal Permohonan Audiensi Kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten.

Lebih jauh Retno mengungkapkan, inti dari isi surat pertama, yaitu, pertama, proses pengadaan tidak sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan, diantaranya : Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Peraturan Pemerintah Nomor 19/2021 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, lalu Peraturan Gubernur Nomor 11/2018 Pedoman Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Kedua, lanjut Retno, adanya dugaan Kepentingan dari pejabat yang akhirnya memaksakan lokasi tersebut, dan ketiga, kami tidak melihat adanya sistem zonasi dimana lokasi tersebut akan merugikan masyarakat d beberapa desa wilayah Kecamatan Sukamulya akibat jarak lokasi tersebut yang lebih dekat dengan wilayah kecamatan lain.

“Harapan kami minta agar PJ Gubernur Banten untuk membatalkan dan menolak lokasi tersebut, serta kepada Kepala Kejaksaan maupun Ombudsman agar memproses proses pengadaan tersebut secara administrasi yang akan menimbulkan adanya konspirasi menuju Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN),” harap Retno kepada Banten24.com, Selasa (24/1/2022).

Retno menambahkan, bahwa Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat Kecamatan Sukamulya atau FORTOMULYA, yang terdiri dari unsur Ormas, OKP, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, dan Tokoh masyarakat, akan menyampaikan rasa keprihatinan atas proses pengadaan lahan untuk pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang, di wilayah Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

“Untuk itu berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi para tokoh di wilayah Kecamatan Sukamulya, memohon kesediaan waktu Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten untuk dapat menerima audiensi dan silaturahmi dengan FORTOMULYA, guna berdiskusi menyelesaikan permasalahan, serta upaya pencegahan terjadinya praktek KKN dalam proses pengadaan lahan SMAN 30 Kabupaten Tangerang,” tutup H Retno Juarno.

Untuk diketahui, dalam surat audiensi itu, Ketua FORTOMULYA H Retno Juarno juga telah memberi tembusan kepada: Kejaksaan Agung RI, Pj Gubernur Banten, Ketua DPRD Provinsi Banten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Camat Sukamulya, Kepala SMA N 30 Kabupaten Tangerang. (hendra)

SebelumnyaSMK Tangerang Global Bebaskan Biaya Masuk dan SPP Hingga Lulus untuk Siswa Yatim dan Piatu
BerikutnyaTinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni, Seorang Kakek di Desa Tapos Tigaraksa ini juga Butuhkan Kursi Roda