Connect with us

Peristiwa

Statemennya Viral di Medsos, Ini Penjelasan Sekjen KNPI Kabupaten Tangerang

Tayang

-

Banten24.com – Statemen Sekjen KNPI Kabupaten Tangerang Dharma Hermawan, dalam beberapa hari ini viral di Media Sosial (Medsos) dan WA Group, dalam pernyataannya itu, Dharma meminta Pemilihan Kepala Desa Ketapang Kecamatan Mauk di undur lantaran meledaknya kasus konfirmasi Covid 19 di desa tersebut.

Terkait hal itu, Dharma menjelaskan, bahwa hal tersebut hanyalah sekedar saran dan masukan kepada DPMPD selaku Dinas yang membidangi tentang urusan Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang, yang mana saat ini virus corona di desa itu sedang mengkhawatirkan

Dharma juga menegaskan, belum ada upaya langkah hukum seperti surat permohonan resmi kepada instansi terkait perihal kasus itu, apalagi yang mengatasnamakan organisasi KNPI.

“Karena, ini adalah hanya saran dan masukan sebagai warga masyarakat Ketapang yang memiliki kekawatiran akan potensi penularan kepada masyarakat yang terpapar virus mematikan tersebut jika pilkades tetap dilaksanakan,” ujarnya dikutip Portal Desa, Minggu (20/6/2021).

Dia berharap, jika pilkades tetap dilaksanakan, agar team Satgas Covid 19 baik tingkat Kabupaten sampai tingkat RT RW lebih memantau ketat pelaksanaan pilkades serentak yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Dan untuk masyarakat mari sama sama selalu jaga protokol kesehatan,” ajak Dharma.

Sementara, Ketua OKK DPD KNPI KabupatenTangerang Doni Ferdiansyah, kepada Banten24.com mengatakan, bahwa apa yang disampaikan Dharma adalah murni kekhawatirannya sebagai warga masyarakat atas nama pribadi terkait pandemi covid19 yang kembali meningkat.

Statemennya Viral di Medsos

Ketua OKK DPD KNPI KabupatenTangerang Doni Ferdiansyah.

“DPD KNPI Kabupaten Tangerang tidak pernah mengeluarkan secara resmi statemen terkait hal tersebut, namun tetap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk patuh pada instruksi pemerintah daerah dan senantiasa menerapkan prokes dalam beraktifitas sehari-hari,” terang Doni.

Terkait pilkades serentak, lanjut Doni, bahwa sudah ada Perbup no.16 th 2021, tentang pilkades serentak dalam kondisi bencana non alam pandemi corona virus Covid-19.

“DPD KNPI menilai langkah kerja pemerintah daerah juga sudah tepat, dikarenakan pada isi perbup tersebut juga mengatur mekanisme yang wajib dilaksanakan oleh panitia penyelenggara dalam hal melaksanakan semua tahapan kegiatan, dengan kata lain, jika diterapkan dengan baik oleh panitia dan masyarakat, maka kehawatirkan terkait penyebaran virus covid19 dapat di minimalisasikan,” tutur Doni.

Sejauh ini, DPD KNPI Kabupaten Tangerang tetap melakukan pantauan pada situasi yang berkembang.

“Sebagai pemuda, tentunya kami telah melakukan upaya yang terstruktur dan akan terus melakukannya untuk membantu pemerintah dan masyarakat mengatasi pandemi Covid-19 ini,” demikian kata Ketua OKK DPD KNPI KabupatenTangerang Doni Ferdiansyah.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *