Connect with us

Peristiwa

Tangis Haru Kenang Jasa Mendiang Ali Taher Parasong dalam Acara Doa dan Tahlil

Tayang

-

Oleh

Tangis Haru Kenang Perjuangan Mendiang Ali Taher Parasong dalam Acara Doa dan Tahlil

TANGSEL – Kementerian Agama Kota Tangsel, menggelar acara Tahlil, Doa, dan Dzikir untuk Almarhum H. Ali Taher Parasong, yang dilaksanakan di masjid Khodimul Ummah, Kantor Kemenag Tangsel. Kamis (07/01/2021).

Acara yang diadakan secara terbatas tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Kasubbag TU, Asep Azis Nasser, para Kepala Seksi, KUA, Penghulu, Pokjawas, IGRA, perwakilan NU, Muhammadiyah, dan tamu undangan. Disiarkan secara streaming di Facebook Kemenag Kota Tangsel.

Di bawah langit mendung setelah sebelumnya turun hujan turut mewarnai acara tersebut. Beberapa orang yang hadir terlihat meneteskan air mata saat memanjatkan doa, mengingat kebaikan dan jasa Almarhum yang mereka rasakan.

Tangis Haru Kenang Perjuangan Mendiang Ali Taher Parasong dalam Acara Doa dan Tahlil1

Kepala Kantor Abdul Rojak dalam sambutannya mengatakan acara tersebut diadakan dalam rangka wujud cinta, kasih sayang, dan penghormatan kepada Almarhum yang semasa hidup sangat berjasa terutama kepada Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan.

“Beliau adalah seorang mujahid yang luar biasa, yang aktif dalam banyak organisasi dan diterima oleh semua kalangan, yang harus kita ingat jasa Almaruhum adalah saat beliau menjadi Ketua Komisi VIII DPR RI, lahirlah Undang-undang tentang Pondok Pesantren Nomor 18 tahun 2019. Maka, di sini juga hadir perwakilan dari pimpinan Pondok Pesantren di Kota Tangsel,” tuturnya.

Hal lain yang diperjuangkan Almarhum adalah lahirnya evaluasi Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji yang sangat melindungi jemaah haji.

“Disamping itu Almarhum sangat perhatian kepada madrasah. Betapa banyak lahirnya madrasah-madrasah negeri baru. Untuk Tangerang Selatan adalah lahirnya MIN 3 Tangsel yang sebelumnya merupakan filial dari MIN 2 Tangsel. Dan itu bukan hanya di Dapilnya, tapi juga dilakukannya di seluruh pelosok Indonesia. Begitu juga pendirian Universitas Islam di berbagai daerah,” terangnya.

Dalam acara itu, Abdul Rojak mengajak untuk terus meneruskan perjuangan Almarhum. “Dan semoga akan lahir di Indonesia Ali Taher-Ali Taher lain,” kata dia.

Ali Taher Parasong wafat pada hari Ahad, 3 Januari 2021, bertepatan dengan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama, di usianya 60 tahun. Insya Allah husnul khatimah.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *