Connect with us

Seputar Banten

UN di Kota Serang Bakal Gunakan Metode Penilaian Ujian Sekolah Tentukan Kelulusan

Tayang

-

UN di Kota Serang Bakal Gunakan Metode Penilaian Ujian Sekolah Tentukan Kelulusan

Kota Serang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Banten akan mengganti sistem ujian nasional (UN) dan ujian kesetaraan pada tahun 2021 menggunakan metode penilaian ujian sekolah untuk menentukan kelulusan peserta didik.

Hal itu disampaikan Kepala Dindikbud Kota Serang, Wasis Dewanto. “Untuk merujuk dalam kebijakan Kemendikbud dalam meniadakan UN ini maka Kota Serang akan melaksanakan standarisasi dengan menggunakan ujian sekolah,” kata Wasis di Serang, Kamis (18/2/2021) dilansir Antara.

Wasis menjelaskan, ketentuan itu dilakukan sesuai dengan surat edaran (SE) Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Oleh karena itu, kata Wasis, sebagai penggantinya pihaknya menerapkan sistem penilaian tersebut melalui hasil nilai penugasan, nilai rapor dan nilai tes jarak jauh selama pandemi COVID-19.

“Jadi sekolah boleh menentukan nilai yang di capai siswanya. Baik itu hasil tes, portofolio atau prestasi anak dalam menjalankan tugas-tugas sekolah, atau melaksanakan ujian sekolah dengan melaksanakan protokol kesehatan COVID-19,” katanya.

Baca juga: Wakil Bupati Tangerang Serahkan Petikan SK kepada 442 CPNS

Baca juga: Jika Ada Warga Tolak Sampah Tangsel, Walkot Serang Janji Batalkan Kerja Sama

Wasis menambahkan, untuk kenaikan kelas siswa SD dan SMP ditentukan berdasarkan nilai ujian akhir semester dalam bentuk portofolio maupun tes jarak jauh. Sedangkan untuk kelulusannya didasari oleh nilai pada semester akhir dan semester genap.

“Karena kiki-kisi yang akan di keluarkan oleh kami itu sebagai rambu-rambu juga, dikhawatir nanti ada guru yg tidak merujuk di tengah pandemi COVID-19 dalam penyederhanaan kurikulum ini,” kata Wasis.

Ia mengungkapkan pembelajaran jarak jauh yang selama ini diterapkan, memberikan banyak tantangan bagi guru maupun siswa saat akan memberikan penilaian.

Sehingga, saat ini pihaknya harus melakukan upaya penyederhanaan kurikulum guna memastikan agar nilai yang akan diberikan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didiknya.

“Untuk kurikulum yang diajarkan adalah kurikulum penyesuaian. Artinya kurikulum yang betul-betul dipilih dengan sedemikian agar tidak membebani siswa,” tutup Kepala Dindikbud Kota Serang, Wasis Dewanto.

Sumber: Antara

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *